Dividen Jumbo CLPI Pemegang Saham Terima Rp 17.051 Per Lot
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia kembali menghadirkan penawaran dividen jumbo bagi para investor. Kali ini, PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) mengumumkan rencana pembagian dividen dengan tingkat yield melampaui sepuluh persen.
Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah merestui usulan direksi untuk membagikan dividen tunai final sebesar Rp 170,51 per lembar saham.
Melalui kebijakan tersebut, para pemilik saham akan menerima setoran dividen senilai Rp 17.051 untuk setiap satu lot saham yang dimiliki, sebelum dikenakan potongan pajak.
Keputusan RUPST yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (17/6) menyepakati total pembagian dividen sebesar Rp 52,18 miliar. Angka tersebut setara dengan Rp 170,51 per saham.
Pada perdagangan Rabu kemarin, harga saham CLPI ditutup di level Rp 1.670, naik 70 poin atau 4,38 persen. Dengan harga penutupan tersebut, imbal hasil dividen atau dividend yield saham CLPI tercatat mencapai 10,21 persen.
Tingkat imbal hasil tersebut menempatkan CLPI sebagai salah satu emiten dengan pembagian dividen yang cukup atraktif di Bursa Efek Indonesia. Besaran yield dividen CLPI bahkan setara dengan tiga kali lipat bunga deposito rupiah di bank umum yang saat ini berada di kisaran tiga persen.
Nilai pembagian dividen ini mencerminkan dividend payout ratio sebesar 76,5 persen dari total laba bersih CLPI untuk tahun buku 2025 yang mencapai Rp 68,19 miliar. Dengan penetapan kebijakan dividen ini, pemegang saham pengendali yaitu Ink Color Int Pte Ltd akan menerima bagian sebesar Rp 26,64 miliar.
Sementara itu, PT Bukit Jaya Semesta berhak mendapatkan dividen final senilai Rp 3,88 miliar. Investor individu, Chandra Natalie Widjaya, yang memegang 6,65 persen saham CLPI juga akan mengantongi dividen sebesar Rp 3,47 miliar.
Di sisi lain, jajaran pemegang saham publik mendapatkan total alokasi dividen sebesar Rp 14,75 miliar. Beberapa investor publik yang tercatat menerima dividen meliputi Tjia Tjoen Hok, Marlon Suyanthio, Nita Wulansari Nugroho, Winardi Pranatajaya, Sutrisno, Sylvia Indrasari Nugroho, serta Ricky Donals.
Sisa alokasi dividen tunai final tahun buku 2025 akan dibagikan kepada pemegang saham lainnya. Hal tersebut termasuk Komisaris CLPI, Tjia Hwie Tjin, yang menerima Rp 1,36 miliar serta Direktur Utama CLPI, Santoso Jiemy, senilai Rp 2,07 miliar.
Sebagai informasi tambahan, hingga saat ini PT Colorpak Indonesia Tbk tercatat memiliki saham treasuri sebanyak 298.100 lembar saham.