CTO SoFi Technologies Jeremy Rishel Jual Saham 1,82 Juta Dolar
JAKARTA – Chief Technology Officer SoFi Technologies, Inc. (NASDAQ:SOFI), Jeremy Rishel, baru saja melaporkan transaksi yang mencakup penjualan saham biasa perusahaan senilai kurang lebih $1,82 juta, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Rishel menjual 102.123 saham biasa SoFi dengan harga $17,78 per saham pada 17 Juni 2026. Transaksi tersebut dilaksanakan sesuai dengan rencana perdagangan Rule 10b5-1 yang telah diadopsi Rishel sejak 2 Juni 2025.
Selanjutnya, Rishel juga melepas 155.605 saham biasa pada 16 Juni 2026. Saham bernilai sekitar $2,74 juta dengan harga $17,606 per saham ini ditahan guna memenuhi kewajiban pajak terkait vesting restricted stock unit (RSU).
Pada 15 Juni 2026, Rishel diketahui memperoleh 311.862 saham biasa SoFi Technologies melalui penyelesaian RSU. RSU ini merupakan hak kontinjen untuk menerima saham tanpa imbalan yang berkaitan dengan hibah terdahulu.
Rishel juga memperoleh 1.315,471 saham biasa SoFi melalui SoFi Technologies, Inc. 2024 Employee Stock Purchase Plan pada 8 Juni 2026. Pembelian tersebut dilakukan dengan harga $13,626 per saham atau total sekitar $17.924.
Pasca seluruh transaksi tersebut, Rishel memegang secara langsung 895.089,443 saham biasa SoFi Technologies. Pengajuan dokumen ini pun menyertakan koreksi atas laporan sebelumnya terkait jumlah saham yang diperoleh dan dilepas.
SoFi Technologies Inc. baru saja meluncurkan SoFi Coach, sebuah platform obrolan berbasis kecerdasan buatan untuk memberikan wawasan keuangan bagi anggotanya.
Inovasi ini kini dapat diakses oleh anggota SoFi Plus melalui aplikasi SoFi. Perusahaan juga memperkenalkan SoFiUSD, stablecoin pertama yang diterbitkan oleh bank nasional AS di platform perbankan.
Stablecoin ini tersedia di jaringan Ethereum dan Solana dengan nilai tukar 1:1 terhadap dolar AS. CEO SoFi Technologies, Anthony Noto, dalam sebuah podcast membahas kesenjangan antara operasional perusahaan dengan performa sahamnya.
Pendapatan bersih disesuaikan kuartal pertama tercatat tumbuh 41 persen dan pertumbuhan anggota mencapai 35 persen, meski saham masih tertekan ketidakpastian suku bunga.