INPP Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75 Persen pada 2026
JAKARTA – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menetapkan target kontribusi pendapatan berulang (recurring income) agar tetap berada di atas 75% dari keseluruhan pendapatan pada tahun 2026. Strategi ini dijadikan tumpuan oleh perseroan guna memelihara stabilitas arus kas sekaligus menyokong ekspansi bisnis dalam jangka panjang.
Sumber pendapatan berulang yang didapat dari pusat perbelanjaan, hotel, service apartment, serta aset komersial lainnya berfungsi sebagai fondasi utama ketahanan bisnis perusahaan saat menghadapi dinamika industri properti.
Model bisnis semacam ini dianggap jauh lebih stabil bila dibandingkan dengan pengembang yang hanya bergantung pada penjualan aset.
Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk, Andri Hadi menyampaikan bahwa perseroan merasa optimistis bisa mempertahankan momentum pertumbuhan yang sudah terbangun dalam beberapa tahun terakhir lewat pengembangan portofolio aset yang berkualitas serta peningkatan kualitas pendapatan, sebagaimana dilansir dari berita sumber "Kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan melalui konsistensi realisasi proyek, memperkuat kualitas pendapatan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Andri dalam Pubex, Kamis (18/6/2026).
Target ini didukung oleh beroperasinya sejumlah aset baru, termasuk 23 Semarang Shopping Center yang resmi dibuka pada Juni 2026.
Kehadiran mal baru tersebut diproyeksikan mampu memperkokoh sumber pendapatan berulang perseroan dari sektor komersial. Di samping itu, INPP sekarang ini pun sedang menggarap Plaza 88 Balikpapan dan beberapa proyek ekspansi lainnya.
Melihat dari aspek keuangan, perseroan tetap menjaga struktur permodalan yang konservatif dengan angka rasio Net Debt to Equity Ratio (Net DER) di level 0,21 kali.
Pada kuartal I-2026, EBITDA INPP mengalami pertumbuhan sebesar 20% secara tahunan hingga mencapai Rp100,67 miliar. Di sisi lain, perolehan pendapatan neto sepanjang tahun 2025 melonjak 32,9% year on year (YoY) menjadi Rp1,74 triliun.
Wakil Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk, Surina menyebutkan bahwa perpaduan portofolio aset yang bermutu, dominasi recurring income, serta kondisi neraca keuangan yang sehat menjadi modal pokok perseroan dalam memelihara pertumbuhan yang berkelanjutan, sebagaimana dilansir dari berita sumber "Didukung tim manajemen yang diperkuat dan proyek-proyek baru yang mulai beroperasi, kami optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, dan masyarakat," kata Surina.
Sebagai informasi tambahan, Paradise Indonesia telah mencatatkan tren pertumbuhan positif selama lima tahun berturut-turut. Sepanjang periode itu, perseroan terus memperlebar portofolionya lewat ekspansi beachwalk Shopping Center, pembangunan Antasari Place, Hyatt Place Makassar, Citadines Antasari Jakarta, sampai dengan pengoperasian 23 Semarang Shopping Center yang mulai menyumbang pendapatan pada tahun ini.