RUPST Bank Artha Graha Sepakat Tunjuk Elvin Halim Jadi Dirut
JAKARTA – PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) secara resmi telah menetapkan Elvin Halim sebagai Direktur Utama yang baru. Posisi tersebut sebelumnya diisi oleh Andy Kasih, yang kini telah diberhentikan secara hormat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.
Pemberhentian Andy Kasih disepakati oleh para pemegang saham dalam RUPST yang dilaksanakan pada 17 Juni 2026, dan mulai berlaku efektif semenjak selesainya rapat.
Di sisi lain, masa jabatan Elvin Halim baru akan berjalan efektif sesudah mendapatkan lampu hijau dari uji kemampuan dan kelayakan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Elvin Halim, yang saat ini berumur 42 tahun, sebelumnya menempati posisi selaku Sekretaris Perusahaan Bank Artha Graha. Jabatan tersebut ia pegang sejak tahun 2023 berdasarkan Surat Keputusan Direksi perseroan dengan No. SK-MT/HC/0304/VII/2023.
Ia mendapatkan gelar Sarjana Teknik dari Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta pada tahun 2003.
Perjalanan karier Elvin di industri perbankan diawali pada tahun 2006 sewaktu masuk ke PT Bank Sinarmas Tbk, di mana ia sempat menduduki beraneka jabatan, mulai dari Wakil Pemimpin Cabang hingga tingkat Pemimpin Wilayah.
Selanjutnya pada tahun 2014, Elvin memutuskan pindah ke Bank Artha Graha dan dipercaya menjadi Pemimpin Cabang Palembang.
Memasuki tahun 2018, ia dipindahkan untuk mengemban tugas sebagai Pemimpin Cabang Lampung, hingga akhirnya dipromosikan menjadi Deputy Director Human Capital untuk periode tahun 2020 sampai 2023.
Pergantian kepengurusan dalam RUPST ini terpantau hanya menyasar pada posisi direktur utama saja. Sementara itu, susunan anggota direksi serta komisaris yang lain tidak mengalami perubahan.
Pada agenda rapat itu pula, Bank Artha Graha memaparkan laporan keuangan per tanggal 31 Desember 2025.
Jika ditinjau dari aspek neraca keuangan, perseroan sukses menjaring Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp22,65 triliun, dengan porsi Current Account Saving Account (CASA) sebesar 37,70 persen. Adapun akumulasi penyaluran kredit yang diberikan menyentuh angka Rp9,79 triliun.
Bukan hanya itu, perseroan pun mampu menjaga fondasi permodalan yang kokoh, terlihat dari rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang bertengger di posisi 27,76 persen, mencatatkan kenaikan dari perolehan di tahun sebelumnya.
Berikut merupakan susunan lengkap dewan komisaris serta direksi PT Bank Artha Graha Internasional Tbk yang disahkan lewat RUPST tanggal 17 Juni 2026:
KOMISARIS
Komisaris Utama/Independen: Kiki Syahnakri
Wakil Komisaris Utama: Tomy Winata
Wakil Komisaris Utama: Sugianto Kusuma
Komisaris Independen: Elizawati Simon
Komisaris Independen: Pesta Uli Sitanggang
DIREKSI
Direktur Utama: Elvin Halim
Wakil Direktur Utama: Christina Harapan
Direktur Independen: Indrastomo Nugroho
Direktur: Handoyo Soedirdja
Direktur: Susana
Direktur: Selvi