JAKARTA - Emiten perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memiliki peluang untuk bergerak menguat menuju level resistance (batas atas).
Melalui analisis teknikalnya, para investor dapat memaksimalkan keuntungan yang diperoleh dari saham BBCA. Berdasarkan ulasan dari CGS International Sekuritas Indonesia untuk aktivitas perdagangan Senin (22/6/2026), target terdekat untuk saham BBCA diperkirakan berada di kisaran Rp 6.425-Rp 6.550.
Jika melihat indikator teknikalnya, CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan bahwa pergerakan harga saham BBCA memiliki area support di level Rp 6.175.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “BBCA spec buy dengan support 6.175, cutloss jika break di bawah 6.050, jika tidak break di bawah 6.175, potensi naik ke 6.425-6.550 short term,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia pada perdagangan, Senin (22/6/2026).
Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelumnya, Jumat (19/5/2026), saham BBCA terlihat bergerak positif sebesar 3,7% menuju level Rp 6.300.
Dalam kurun waktu sepekan yang lalu, saham BBCA mengalami penguatan sebesar 6,3% dan mencatatkan pertumbuhan 1,24% selama satu bulan terakhir. Di sisi lain, untuk periode year to date (ytd), saham BBCA mengalami koreksi dengan persentase sebesar 21,9%.
Data yang dihimpun dari Stockbit memperlihatkan bahwa saham BBCA mencetak aksi beli bersih oleh investor asing atau net buy asing yang menyentuh angka Rp 317,1 miliar dalam kegiatan perdagangan hari Jumat (19/5/2026).