Saham PTBA Bagikan Dividen Rp 11.400 per Lot Hari Ini, Ini Jadwalnya

Ilustrasi: PT Bukit Asam alokasikan 45 persen laba bersih 2025 senilai Rp 1,32 triliun untuk dividen tunai. (Gambar: NET)
Senin, 22 Juni 2026 | 14:06:29 WIB

JAKARTA – Senin, 22 Juni 2026, menjadi batas akhir bagi investor untuk mendapatkan dividen tunai dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA) senilai Rp 11.400 per lot. Investor wajib memiliki saham ini sebelum periode cum dividen date berakhir dan mempertahankannya hingga recording date untuk menerima pembayaran.

PTBA memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 1,32 triliun, yang mencakup 45 persen dari total laba bersih tahun 2025 sebesar Rp 2,93 triliun. 

Sisa laba bersih sebesar Rp 1,61 triliun atau 55 persen dialokasikan sebagai saldo laba ditahan demi mendukung pengembangan serta keberlanjutan bisnis perusahaan.

Pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar Rp 114 per saham atau Rp 11.400 per lot sebelum pajak. Menariknya, pembagian ini terjadi di tengah tren pelemahan harga saham PTBA, di mana pada perdagangan Jumat 19 Juni 2026, harga ditutup turun 50 poin atau 1,94 persen ke level Rp 2.530, dengan akumulasi pelemahan 6,64 persen dalam 30 hari terakhir.

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, menyatakan bahwa keputusan RUPST mencerminkan komitmen perusahaan dalam menyeimbangkan nilai tambah bagi pemegang saham dengan penguatan modal serta pengembangan usaha.

"Di tengah dinamika industri pertambangan dan energi, PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ungkap Eko sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Jadwal pembagian dividen mencakup cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 22 Juni 2026, serta ex dividen pada 23 Juni 2026. Selanjutnya, cum dividen pasar tunai dijadwalkan pada 24 Juni 2026, ex dividen pada 25 Juni 2026, recording date pada 24 Juni 2026, dan pembayaran dividen dilaksanakan pada 10 Juli 2026.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai secara teknikal saham PTBA masih berada dalam fase downtrend dengan tekanan jual yang kuat. Dia menyarankan investor untuk melakukan wait and see dengan level support Rp 2.560 dan resistance Rp 2.690 per saham.

Reporter: Gemilang Ramadhan