IHSG Melemah 0,98 Persen, Simak Saham yang Banyak Dijual Asing

Ilustrasi: IHSG melemah 0,98 persen pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026. (Gambar: NET)
Selasa, 23 Juni 2026 | 12:09:01 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan pada pembukaan pekan perdagangan. Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Mengutip data Bursa Efek Indonesia melalui RTI, IHSG ditutup turun 0,98 persen atau terpangkas 60,44 poin ke level 6.116,69 pada perdagangan Senin (22/6/2026)."

Aksi jual menekan hampir seluruh sektor di pasar saham. Sektor barang baku mencatatkan penurunan paling tajam dengan pelemahan sebesar 2,49 persen, disusul oleh sektor perindustrian yang merosot 2,36 persen serta sektor kesehatan yang terpangkas 2,23 persen.

Selanjutnya, sektor barang konsumer nonprimer mengalami penurunan 1,67 persen. Sektor keuangan juga ikut melemah 1,58 persen, diikuti oleh properti dan real estate sebesar 1,20 persen, infrastruktur 0,97 persen, barang konsumer primer 0,31 persen, dan sektor transportasi tipis sebesar 0,10 persen.

Di sisi lain, hanya ada dua sektor yang berhasil menetap di zona hijau, yaitu sektor energi dengan kenaikan 1,47 persen dan sektor teknologi yang menguat 0,18 persen. 

Kegiatan perdagangan saham terpantau bergerak dinamis dengan volume yang menyentuh 22,24 miliar saham dan total nilai transaksi mencapai Rp 13,29 triliun.

Kondisi pasar didominasi oleh tren koreksi, di mana terdapat 445 saham yang melemah, 221 saham bergerak menguat, sedangkan 147 saham lainnya tidak mengalami perubahan atau stagnan. 

Sementara itu, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 1,11 triliun di seluruh pasar, yang menjadi salah satu pemicu tertekannya pergerakan IHSG.

Di bawah ini merupakan daftar 10 saham dengan nilai jual bersih terbesar oleh investor asing pada hari Senin:

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 261,98 miliar

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 110,57 miliar

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 106,14 miliar

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 95,48 miliar

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 70,41 miliar

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 66,47 mliar

PT Astra International Tbk (ASII) Rp 63,34 miliar

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 60,77 miliar

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 60,21 miliar

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 44,87 miliar

Reporter: Gemilang Ramadhan