IHSG Berisiko Lanjut Koreksi, Cek Empat Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan mempunyai risiko untuk meneruskan pelemahannya dalam rangka menguji rentang wilayah 5.723-5.972. Walaupun begitu, kans bagi IHSG untuk berbalik menguat menuju kisaran 6.548-6.782 dinilai masih terbuka.
"Saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. Sehingga, support di 5.784 dan 5.594, serta resistance 6.286 dan 6.459," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Ketika sesi perdagangan sebelumnya berakhir, IHSG tercatat mengalami penurunan sebesar 0,98 persen menuju level 6.116 yang disertai dengan kehadiran tekanan jual. Kendati demikian, laju indeks dinilai masih sanggup berada di atas MA20.
Di bawah ini merupakan deretan saham-saham pilihan yang dapat dicermati untuk aktivitas perdagangan pada hari ini, Selasa, 23 Juni 2026:
BBCA - Buy on Weakness:
Saham BBCA mengalami koreksi sebesar 1,19 persen ke angka Rp6.225 yang dibarengi tekanan jual, di mana letaknya saat ini diestimasi tengah berada di bagian wave [ii] dari wave A. Area pembelian saat melemah (buy on weakness) direkomendasikan pada Rp5.475-Rp6.150, dengan sasaran harga di Rp6.850-Rp7.150, serta batas cut loss di bawah Rp5.350.
ISAT - Buy on Weakness:
Saham ISAT mencatatkan penguatan sebesar 0,29 persen ke posisi Rp1.740 dengan volume pembelian yang terpantau masih dominan meski kian menyusut. Letak ISAT diestimasi sedang berada di bagian wave v dari wave (c) dari wave [y], dengan area buy on weakness pada Rp1.510-Rp1.675, sasaran harga di Rp1.840-Rp1.950, serta batas cut loss di bawah Rp1.465.
NCKL - Buy on Weakness:
Saham NCKL tumbuh sebesar 0,58 persen ke level Rp870 yang ditopang oleh volume pembelian sekaligus berhasil melaju di atas MA20. Letak NCKL pada saat ini diperkirakan tengah berada di bagian wave 2 dari wave (1), dengan saran buy on weakness pada Rp820-Rp855, sasaran harga Rp970-Rp1.050, serta batas cut loss di bawah Rp800.
RAJA - Buy on Weakness:
Saham RAJA menyusut sebesar 2,35 persen ke harga Rp3.740 akibat dominasi dari tekanan jual serta pergerakan yang menunjukkan tren menyamping (sideways) di bawah MA60. Letak RAJA saat ini diestimasi sedang berada di bagian wave B dari wave (A), dengan area buy on weakness pada Rp3.150-Rp3.730, sasaran harga di Rp4.080-Rp4.750, serta batas cut loss di bawah Rp2.950.