Libur Sekolah dan PRJ Jadi Penopang ERAL Kejar Target 20 Persen
JAKARTA – Emiten ritel di sektor gaya hidup, PT Sinar Eka Selaras Tbk. (ERAL) memproyeksikan periode libur sekolah pada bulan Juni hingga Juli 2026 sebagai kesempatan emas demi mempercepat pencapaian target pertumbuhan penjualan sebesar 20% sampai penutupan tahun ini. Perusahaan memandang masa tersebut sebagai pendorong utama yang mampu menyokong pertumbuhan usaha sekalian di tengah situasi daya beli masyarakat yang menantang dan ketidakpastian kondisi ekonomi global.
Direktur ERAL Andre Tanudjaja memaparkan bahwa beragam program promosi telah dipersiapkan demi memikat kenaikan intensitas berbelanja sepanjang masa liburan tersebut.
Selain memanfaatkan momen kenaikan kelas serta kelulusan para siswa, perusahaan juga bertumpu pada sejumlah rangkaian agenda promosi skala besar yang bergulir pada masa tersebut.
"Di bulan Juni-Juli memang banyak aktivitas yang terkait sekolah. Pada saat yang sama terdapat kesempatan bagi para orang tua untuk memberikan hadiah kenaikan kelas maupun kelulusan. Kami juga menjalankan berbagai promo di seluruh jaringan toko untuk menyambut momentum ini," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber saat Paparan Publik yang digelar secara daring pada Selasa (23/6/2026).
Tidak cuma bertumpu pada musim liburan sekolah, perusahaan juga memaksimalkan pelaksanaan Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang berdasarkan catatan historis sanggup mendongkrak angka kunjungan sekaligus penjualan untuk produk-produk olahraga serta gaya hidup.
Momentum berharga ini hadir di kala performa operasional perseroan terus mencatatkan progres pertumbuhan. Sampai kuartal I/2026, ERAL terpantau telah mengoperasikan 219 toko, mengalami kenaikan dari total sekitar 205 toko pada masa yang sama di tahun sebelumnya.
Pertambahan jaringan ritel ini ditopang oleh ekspansi dari peningkatan beberapa merek terkemuka seperti Wilson, Anta, dan Garmin.
Pada aspek operasional, pertumbuhan penjualan toko yang sama (same store sales growth/SSSG) di kuartal I/2026 mengalami kenaikan sebesar 20,1% bila disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Angka kenaikan tersebut bahkan sanggup melewati rata-rata pertumbuhan yang ada di pasar.
Menilik dari sektor keuangan, perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan bersih mencapai 24%, sementara perolehan laba kotor melesat lebih tinggi hingga menyentuh 42%.
Performa positif ini memperlihatkan keberhasilan strategi perseroan dalam melebarkan sayap jaringan distribusi sekaligus mendongkrak kontribusi dari penjualan ritel.
Sepanjang tahun 2026, ERAL mematok target pertumbuhan penjualan sekurangnya sebesar 20% dari capaian tahun sebelumnya.
Patokan tersebut bakal ditopang lewat aksi ekspansi yang masif dengan mendirikan 50 hingga 60 unit toko baru secara organik, mendongkrak produktivitas gerai yang sudah ada, hingga mendatangkan sejumlah merek baru yang siap diperkenalkan ke pasar Indonesia.
Kendati demikian, pihak manajemen perusahaan tetap memantau dengan waspada terhadap beberapa tantangan yang berpeluang menghambat jalannya industri pada paruh kedua tahun ini, yang mencakup penurunan daya beli masyarakat, fluktuasi nilai tukar mata uang rupiah, hingga situasi ketidakpastian geopolitik di tingkat global.
Guna mengantisipasi tantangan tersebut, ERAL terus mengintensifkan program promosi, menghadirkan promo fasilitas cicilan 0%, sekaligus menyelaraskan portofolio produk mereka agar sesuai dengan tren serta daya beli para konsumen.
Perusahaan juga tengah meramu agenda midyear sale tahunan yang diproyeksikan mampu merawat gairah belanja masyarakat sepanjang musim liburan.
Pihak perseroan menilai bahwa pangsa pasar konsumen menengah ke atas yang menjadi bidikan utama perusahaan masih memperlihatkan ketahanan yang terbilang kokoh.
Kendati begitu, Andre mempertegas bahwa perusahaan akan tetap menjalankan strategi yang dinamis dan adaptif demi merespons pelbagai potensi fluktuasi pasar yang terjadi pada semester kedua tahun 2026.