Produsen Bir Anker DLTA Tebarkan Dividen Rp144,91 Miliar

ILUSTRASI, PT Delta Djakarta Tbk tetapkan dividen tunai Rp144,91 miliar untuk tahun buku 2025. (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:18:22 WIB

JAKARTA – Produsen bir Anker, PT Delta Djakarta Tbk. (DLTA) bakal mengucurkan dividen tunai kepada investor dengan total nilai mencapai Rp144,91 miliar, yang mana nominal tersebut setara dengan Rp181 per saham.

Sekretaris Perusahaan DLTA, Ma. Joe De Castro Perucho, mengungkapkan bahwa agenda pembagian keuntungan ini telah mendapatkan lampu hijau dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 25 Juni 2026. 

Manajemen emiten menetapkan total dividen tunai senilai Rp144.919.288.050, yang dialokasikan dari perolehan laba bersih sepanjang tahun buku 2025.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 senilai Rp144,91 miliar atau setara Rp181 per saham," kata Perucho dalam keterbukaan informasi, Senin (29/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengenai jadwal pelaksanaannya, periode cum dividen DLTA pada pasar reguler serta pasar negosiasi jatuh pada tanggal 3 Juli 2026, yang kemudian diikuti oleh ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada tanggal 6 Juli 2026.

Sementara itu, untuk pasar tunai, masa cum dividen dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli 2026 dan ex dividen pada 8 Juli 2026. Untuk batas akhir pencatatan investor atau recording date yang berhak atas perolehan dividen ini ditetapkan pada tanggal 7 Juli 2026.

"Pembayaran dividen tunai DLTA dijadwalkan pada 24 Juli 2026," tutur Perucho, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lebih lanjut, Perucho menjelaskan bahwa seluruh rangkaian jadwal penyerahan serta mekanisme teknis pembayaran dividen tersebut telah diselaraskan dengan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), beserta Biro Administrasi Efek internal perseroan. 

Pihak manajemen juga memastikan bahwa pendistribusian laba tahun buku 2025 ini sama sekali tidak akan mengganggu stabilitas operasional maupun kelangsungan bisnis ke depan.

Sebagai catatan performa keuangan, Delta Djakarta berhasil mengantongi laba bersih senilai Rp149,91 miliar selama tahun 2025. Di samping itu, emiten juga membukukan saldo laba ditahan yang status penggunaannya belum dibatasi sebesar Rp720,47 miliar, dengan total raihan ekuitas DLTA menyentuh Rp756,45 hingga akhir Desember 2025.

Reporter: Gemilang Ramadhan