SHOW Token Hadir di Indonesia Siapkan Dana Film 100 Juta Dolar AS

ILUSTRASI, SHOW Token resmi hadir di Indonesia melalui platform Mobee dengan target pendanaan US$100 juta. (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 30 Juni 2026 | 13:05:08 WIB

JAKARTA – Ekosistem teknologi berbasis blockchain, SHOW Token, secara resmi telah memperluas jangkauannya ke Indonesia lewat platform Mobee dengan target pendanaan menyentuh angka US$100 juta. Sebelum merambah pasar domestik, aset digital ini sudah terlebih dahulu diperjualbelikan di beberapa bursa kripto internasional, termasuk Toobit dan Bitconomy.

CEO SHOW Token, Akshay Melwani, mengungkapkan bahwa Indonesia menyimpan potensi yang amat besar dalam menghasilkan karya-karya kreatif. 

Kendati demikian, persoalan keterbatasan akses terhadap pendanaan serta distribusi masih menjadi hambatan krusial bagi para pegiat industri di Tanah Air.

"Kami memandang Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai pusat talenta kreatif yang membutuhkan akses pendanaan dan sistem distribusi yang lebih efisien. Kami ingin membantu menjembatani kebutuhan tersebut melalui teknologi blockchain," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Akshay menambahkan bahwa komitmen investasi bernilai besar senilai $100 juta ini dialokasikan sebagai stimulus dalam mendorong industri ekonomi kreatif sekaligus menyuntik pembaruan pada ekosistem hiburan di kawasan Asia Tenggara. 

Pihaknya kini juga sedang bersiap untuk melakukan pencatatan di bursa kripto global lainnya demi meningkatkan likuiditas serta menjaring pemodal internasional.

Dari aspek komersial, SHOW telah memulai implementasi investasinya di industri layar lebar dengan bertindak sebagai produser eksekutif dalam proyek film horor bertajuk Cerita Lila yang digarap bersama MVP Pictures pada Juni 2026. Sinema tersebut diklaim berhasil menjaring kurleb 500.000 penonton dalam satu minggu pertama masa pemutarannya.

Sinergi tersebut bakal diteruskan lewat penggarapan film berjudul Sihir Tanah Kubur pada Juli 2026. Pihak korporasi juga memasang target untuk menyalurkan pembiayaan ke lebih dari 30 judul film dengan genre horor dan drama di sepanjang tahun ini.

"Langkah awal yang sukses ini akan diteruskan melalui target pendanaan produksi untuk lebih dari 30 judul film bergenre horor dan drama sepanjang tahun ini," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sejumlah penyedia jasa produksi yang telah menjalin kemitraan strategis di antaranya adalah MVP Pictures, A&Z Production, serta beberapa studio baik skala lokal maupun global. Beberapa proyek film andalan yang tengah dipersiapkan antara lain Taboo, Siti Vampire, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, dan Sebelum Tiga Puluh.

SHOW Token itu sendiri dikembangkan memakai jaringan Ethereum ERC-20 dengan jumlah suplai yang dibatasi hanya sebesar 100 juta token. Tata kelola tokenomik ini diklaim sengaja dibuat demi mempertahankan nilai kelangkaan aset dan menjaga stabilitas ekosistemnya.

Di samping sebagai instrumen pembiayaan film, para pemilik token memiliki kesempatan untuk andil sebagai penyokong proyek layar lebar, memperoleh hak akses eksklusif, mendapat undangan untuk menghadiri gala premiere, hingga memperoleh pembagian keuntungan dari hasil pendapatan proyek.

Chief Operating Officer SHOW, Joshua Khubani, menegaskan bahwa penanaman modal sebesar US$100 juta ini merupakan langkah nyata dalam membangun fondasi infrastruktur baru bagi sektor ekonomi kreatif digital di Asia Tenggara.

"Kami memandang Indonesia bukan sebagai pasar konsumtif, melainkan sebagai episentrum talenta yang selama ini kekurangan likuiditas dan sistem distribusi yang efisien," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Joshua menaruh harapan agar ke depannya inisiatif ini dapat bertransformasi menjadi wadah sinergi strategis yang menghubungkan pemerintah, asosiasi perfilman, dan komunitas teknologi untuk bersama-sama mengawal implementasi blockchain serta AI.

Reporter: Gemilang Ramadhan