EMMI Patok Harga IPO Rp470 per Saham, Targetkan Rp245,7 Miliar

ILUSTRASI, PT Esa Medika Mandiri tetapkan harga IPO Rp470 per saham dengan target dana Rp245,7 miliar. (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 02 Juli 2026 | 10:49:21 WIB

JAKARTA - PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) telah menentukan harga final untuk penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp470 per saham. Angka tersebut berada di posisi tengah dari rentang harga penawaran awal (book building) yang sebelumnya dipatok antara Rp446-Rp515.

Esa Medika bakal melepas sebanyak 522,85 juta lembar saham kepada masyarakat atau setara dengan 30 persen dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui langkah ini, perseroan berpotensi menghimpun dana segar mencapai Rp245,7 miliar.

Merujuk pada prospektus tambahan IPO yang dirilis Rabu (1/7/2026), emiten yang bergerak di bidang penyediaan alat kesehatan (alkes) ini mengambil keputusan harga final setelah berembuk dengan penjamin pelaksana emisi efek. 

Langkah tersebut dilakukan dengan melihat ketertarikan para investor yang masuk selama masa book building pada tanggal 22-24 Juni lalu.

"Penetapan harga penawaran Rp470 mempertimbangkan hasil book building yang telah dilakukan penjamin pelaksana emisi efek dengan melakukan penjajakan kepada para investor di pasar domestik," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lewat patokan harga IPO Rp470, valuasi Price Earnings Ratio (PER) perseroan tercatat pada level 16,80 kali, sedangkan Price Book Value (PBV) berada di angka 1,98 kali. Posisi ini berada sedikit di atas rata-rata industri yang memiliki PER sebesar 15,96 kali dan PBV di level 1,44 kali.

Di samping itu, perusahaan juga merangkul dua penjamin emisi efek (underwriter) tambahan, yaitu Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas. 

Pada awalnya, proses IPO EMMI ini dikawal oleh dua penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter), yakni BRI Danareksa Sekuritas serta Ina Sekuritas.

Ina Sekuritas memegang porsi penjatahan saham IPO EMMI paling besar, yakni sebesar 57,85 persen, disusul oleh BRI Danareksa Sekuritas yang mendapat bagian 29,93 persen. 

Sementara itu, dua underwriter yang baru bergabung, yaitu Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas, berturut-turut mendapatkan alokasi jatah sebesar 12,21 persen dan 0,02 persen.

Masa penawaran umum (offering) untuk IPO EMMI direncanakan berlangsung mulai tanggal 2 hingga 6 Juli. Selanjutnya, tahapan penjatahan serta distribusi saham dijadwalkan pada tanggal 6 dan 7 Juli, hingga akhirnya saham perseroan resmi melantai (listing) di BEI pada tanggal 8 Juli.

Reporter: Gemilang Ramadhan