Analisis Teknikal Saham Pilihan 2 Juli 2026 AALI TOBA hingga PTBA
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi perdagangan pada Rabu (1/7/2026) di teritori positif dengan apresiasi sebesar 51,92 poin atau 0,92% ke posisi 5.695,11.
Dalam dinamika pasar tersebut, sebanyak 378 saham mencatatkan kenaikan harga, 248 saham terkoreksi, dan 157 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan.
Laju penguatan IHSG disokong oleh pergerakan positif dari tujuh indeks sektoral, sedangkan empat sektor lainnya harus rela terjerembab ke zona merah.
Adapun volume perdagangan saham di bursa pada hari ini terakumulasi sebanyak 18,33 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 10,16 triliun.
Berikut merupakan rincian rekomendasi teknikal untuk sejumlah saham pada hari Kamis (2/7/2026) dari beberapa analis pasar:
1. PT. Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
Pergerakan AALI terpantau masih berada dalam fase konsolidasi pada kisaran level 5.850-6.100 serta di bawah MA10/6.100, sejalan dengan indikator MACD yang memperlihatkan adanya penguatan tren.
Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar dapat melakukan buy on break pada level 6.100 dengan target menuju area resistance 6.500 dan membatasi risiko pada support 5.750, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pada perdagangan Rabu (1/7/2026), saham AALI berakhir menguat 0,42% dari hari sebelumnya ke posisi Rp 5.975 per saham.
Rekomendasi: Buy on Break
Support: Rp 5.750
Resistance: Rp 6.100
VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi
2. PT. TBS Energi Utama Tbk (TOBA)
Aspek pertimbangan bagi pergerakan saham TOBA yaitu terdeteksinya pola bullish harami dibarengi dengan penguatan indikator RSI serta Stochastic yang membentuk golden cross, namun perlu diwaspadai risiko sell on strength (SOS) apabila tidak berhasil menembus rentang 370-372, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Pada sesi perdagangan Rabu (1/7/2026), TOBA ditutup melesat 5,29% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya menuju level Rp 358 per saham.
Rekomendasi: Trading Buy
Support: Rp 338
Resistance: Rp 384
Head of Online Trading BCA Sekuritas, Achmad Yaki
3. PT. Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA)
Saham PTBA terpantau melanjutkan tren penurunan yang berpeluang menyentuh target proyeksi Fibonacci paling dekat di level 2150. Peluang rebound diperkirakan dapat terjadi dengan syarat posisi PTBA sanggup bertahan di atas level 2080.
Di sisi lain, indikator MACD memperlihatkan eksistensi momentum bearish, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pada perdagangan Rabu (1/7/2026), PTBA ditutup tidak bergerak dari hari sebelumnya di level Rp 2.290 per saham.
Rekomendasi: Speculative Buy
Support: Rp 2.080
Resistance: Rp 2.500
Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova