Tiga Perusahaan Tetapkan Harga Saham IPO Mulai Juli 2026

Ilustrasi: Tiga perusahaan resmi menetapkan harga saham IPO mulai Juli 2026. (Gambar: NET)
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:07:47 WIB

JAKARTA – Sejumlah perusahaan yang bersiap melantai di bursa telah menentukan harga perdana untuk penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Emiten-emiten baru tersebut secara bersamaan melangsungkan masa penawaran saham perdana mereka pada Kamis, 2 Juli 2026.

Tercatat ada tiga calon emiten baru di pasar modal Indonesia yang serentak membuka penawaran saham perdana pada 2 Juli 2026, yakni PT Esa Medika Mandiri Tbk, PT Bach Multi Global Tbk, dan PT Rans Entertainment Indonesia Tbk.

1. PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) 

Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, kedokteran, hingga farmasi ini telah menentukan harga IPO senilai Rp 470 setiap sahamnya, dari kisaran penawaran awal sebesar Rp 446 sampai Rp 515 per saham. 

Perusahaan melepas sebanyak 522,85 juta lembar saham ke masyarakat dengan nilai nominal Rp 50 per lembar. Jumlah ini setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan, sehingga total dana segar yang akan dihimpun mencapai Rp 245,74 miliar.

Pihak manajemen berencana mengalokasikan dana segar hasil IPO tersebut, di antaranya sebesar Rp 50 miliar untuk melunasi sebagian pokok pinjaman, sekitar 6,4% untuk pengembangan bisnis perusahaan, dan sekitar 72,3% dialokasikan untuk modal kerja. 

Guna melancarkan aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT INA Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek, serta PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Investindo Nusantara Sekuritas sebagai penjamin emisi efek.

2. PT Bach Multi Global Tbk (BACH) 

Perusahaan yang fokus pada bidang penjualan dan penyewaan genset, serta penyediaan jasa konstruksi dan perawatan infrastruktur telekomunikasi ini mematok harga penawaran perdana senilai Rp 442 per saham, setelah berada dalam rentang kisaran Rp 400 hingga Rp 500. 

Lewat penjualan 615 juta lembar saham yang setara dengan 15,05% dari modal disetor penuh, perseroan ditargetkan bakal mengumpulkan dana perolehan IPO senilai Rp 271,83 miliar.

Sebanyak Rp 91,02 miliar dari dana hasil IPO tersebut nantinya bakal dipakai guna membayar sebagian utang kepada PT Bank Permata Tbk, sedangkan sisa dana lainnya akan difungsikan sebagai modal kerja. 

Dalam proses pelepasan saham ini, perusahaan mempercayakan PT Erdikha Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek dan PT Pilarmas Investindo Sekuritas sebagai penjamin emisi efek.

3. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) 

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk telah memutuskan harga perdana sahamnya sebesar Rp 170 per lembar, yang diambil dari batas atas rentang harga penawaran Rp 130 sampai Rp 170 per saham. 

Korporasi ini menawarkan sebanyak-banyaknya 2,52 miliar lembar saham yang mencerminkan 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor pasca-IPO, sehingga raihan dana yang terkumpul diproyeksikan mencapai Rp 429,25 miliar.

Seluruh dana segar dari IPO ini rencananya dipergunakan untuk melakukan pelunasan dipercepat atas pokok utang perusahaan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, mendirikan wahana edukasi Cipungland, membiayai belanja operasional, membangun lini bisnis baru yang berbasis kecerdasan buatan, serta mengambil alih kepemilikan saham PT Rans Kosmetika Indonesia. "Sisanya akan digunakan oleh perseroan untuk melakukan penyetoran modal kepada entitas anak perseroan,” sebagaimana dilansir dari berita sumber. Dalam penawaran umum ini, perusahaan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia untuk bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus penjamin emisi efek.

Reporter: Gemilang Ramadhan