BEI Masukkan DGWG dan HATM dalam Daftar Saham Konsentrasi Tinggi

Ilustrasi: BEI memasukkan DGWG dan HATM dalam daftar saham High Shareholding Concentration per Juli 2026. (Gambar: NET)
Jumat, 03 Juli 2026 | 15:07:47 WIB

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memasukkan saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) ke dalam kategori saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Kebijakan tersebut merujuk pada pengumuman resmi BEI yang diterbitkan pada Rabu (1/7/2026).

Berdasarkan pengumuman tersebut, DGWG tercatat dimiliki oleh pihak-pihak yang secara agregat menguasai 97,35 persen dari total saham per 25 Juni 2026. 

Di sisi lain, HATM masuk dalam daftar HSC karena terindikasi dimiliki oleh segelintir pihak yang menguasai 96,09 persen dari total saham per 30 Juni 2026.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa status tersebut tidak secara otomatis mengindikasikan terjadinya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan maupun ketentuan pasar modal yang berlaku.

Berdasarkan data BEI per 17 Juni 2026, struktur kepemilikan DGWG sangat terkonsentrasi dengan pengendali David Yaory yang menguasai 4,26 miliar saham atau 72,34 persen. Selain itu, terdapat pemegang saham lain seperti Maybank Sekuritas Indonesia sebesar 736,84 juta saham (12,53 persen) dan beberapa pihak lainnya.

Data tersebut juga mengonfirmasi bahwa David Yaory merupakan pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari perusahaan. Sementara itu, Direktur Danny Jo Putra hanya memiliki 28.000 saham atau kurang dari 0,0001 persen.

Struktur kepemilikan HATM juga terkonsentrasi pada segelintir pihak, dengan Habco Primatama sebagai pemegang saham terbesar yang menguasai 5,76 miliar saham atau 66,34 persen. Posisi berikutnya diisi oleh Multi Sarana Nasional dengan kepemilikan 1,75 miliar saham atau 20,11 persen.

Pihak lain yang memiliki saham HATM di antaranya Samudra Sejahtera Investama sebesar 2,25 persen, George Samuel 1,88 persen, serta beberapa pemegang saham lainnya. Adapun Cosmas Kiardi, Benny, dan Hasanul Arifin Hasibuan tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau UBO dari PT Habco Trans Maritima Tbk.

Hingga 2 Juli 2026, terdapat 15 saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). Daftar tersebut meliputi BREN, DSSA, RLCO, ROCK, MGLV, IFSH, SOTS, AGII, LUCY, WBSA, TCPI, MGRO, SATU, DGWG, serta HATM.

Reporter: Gemilang Ramadhan