USD/JPY Konsolidasi di 157,80, Tekanan Bearish Berlanjut

Ilustrasi USD/JPY bertahan di level 157,80 dengan tekanan bearish yang masih berlanjut. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56:50 WIB

JAKARTA - Pasangan mata uang USD/JPY mempertahankan pemulihan tiga hari di sekitar 157,80 pada Kamis (6/8/2026), setelah penurunan tajam pekan lalu. Yen Jepang sempat menguat karena intervensi bersama AS–Jepang untuk menahan volatilitas, namun pasar menilai kekuatan yen tidak akan bertahan lama tanpa dukungan kebijakan domestik.

BNY Mellon menilai intervensi terbaru hanya memberi waktu, tetapi belum meningkatkan kepemilikan yen oleh investor asing. Mereka menekankan perlunya langkah lanjutan Bank of Japan (BoJ) seperti pengetatan moneter, konsolidasi fiskal, dan reformasi struktural agar arus masuk modal lebih kuat.

Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, menegaskan bahwa Jepang “tidak akan ragu melakukan lebih banyak intervensi valas bersama AS.” Hal ini membuat ekspektasi pasar terhadap intervensi tambahan tetap tinggi.

Di sisi dolar AS, fokus investor tertuju pada rilis NFP AS untuk Juli pada Jumat, yang akan menjadi katalis utama arah USD/JPY.

Analisis Teknis:

  • Harga spot USD/JPY di 157,83 masih di bawah EMA 20 hari di 160,55, menandakan tren bearish jangka pendek.
  • Resistance awal: EMA 20 hari di 160,55.
  • Support utama: terendah dua bulan di 155,23.
  • Support berikutnya: level 154,00 (terendah 23 Februari).

Implikasi bagi trader:

  • Jangka pendek: konsolidasi di sekitar 157,80 dengan bias bearish.
  • Jangka menengah: peluang koreksi ke 155,00 jika tekanan berlanjut.
  • Strategi: mencermati intervensi AS–Jepang dan kebijakan BoJ sebagai faktor penentu arah yen.

Dengan kombinasi intervensi valas, kebijakan moneter, dan data ekonomi AS, USD/JPY tetap rentan koreksi menuju level support kritis.

Reporter: Ibtihal