IHSG Menguat 2,78 Persen Sepekan, Ditutup di Level 6.409,65

Ilustrasi IHSG menguat 2,78 persen sepekan dan ditutup di level 6.409,65 pada Jumat (7/8/2026). (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Senin, 10 Agustus 2026 | 20:16:02 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,78 persen sepanjang sepekan hingga Jumat (7/8/2026), ditutup di level 6.409,65. Pada perdagangan terakhir pekan tersebut, IHSG naik 1,04 persen.

Penguatan IHSG terjadi meski investor asing masih mencatatkan net sell Rp791,2 miliar. Minat asing terlihat pada saham perbankan dan komoditas, seperti BBRI, BMRI, BBCA, serta TINS, DSSA, dan BRPT.

TINS mencatat net buy asing terbesar Rp414,1 miliar, disusul BBRI Rp280,64 miliar, DSSA Rp234,01 miliar, BMRI Rp174,08 miliar, BBCA Rp132,85 miliar, dan BRPT Rp111,4 miliar. Saham lain yang masuk daftar net buy asing adalah GGRM Rp102,6 miliar, BBNI Rp91,81 miliar, ICBP Rp77,01 miliar, dan MAPI Rp59,15 miliar.

Di sisi lain, tekanan jual asing terbesar tercatat pada TPIA Rp339,64 miliar, AMMN Rp297,36 miliar, EMAS Rp258,98 miliar, ASII Rp199,84 miliar, dan UNTR Rp187,13 miliar.

Selain itu, net sell asing juga terjadi pada TLKM Rp110,07 miliar, MEDC Rp101,62 miliar, BUMI Rp80,05 miliar, CPIN Rp77,8 miliar, dan PGAS.

Dengan demikian, penguatan IHSG sepekan terakhir lebih banyak ditopang akumulasi pada saham pilihan, terutama sektor perbankan dan komoditas, meski investor asing secara keseluruhan masih melepas saham di pasar domestik.

Reporter: Ibtihal