SURABAYA – Harga BBM Pertamax di Jawa Timur mengalami penurunan pada Agustus 2026. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina Patra Niaga mulai berlaku sejak 1 Agustus 2026.
Penurunan harga ini tidak hanya terjadi pada Pertamax, melainkan juga beberapa jenis BBM nonsubsidi lainnya. Masyarakat dapat menyimak rincian harga Pertamax dan BBM Pertamina lainnya di Jawa Timur untuk hari Selasa, 11 Agustus 2026.
Harga Pertamax di Jawa Timur turun sebesar Rp 300 dari periode sebelumnya. Sebelumnya, Pertamax dijual seharga Rp 16.250 per liter, lalu mulai Agustus 2026 ditetapkan menjadi Rp 15.950 per liter.
Sejumlah BBM nonsubsidi Pertamina lainnya turut mengalami penurunan harga. Pertamax Turbo turun Rp 1.000 menjadi Rp 18.300 per liter, sedangkan Pertamax Green turun Rp 400 menjadi Rp 16.600 per liter.
Harga BBM Pertamina di Jawa Timur pada Agustus 2026 menyesuaikan untuk produk nonsubsidi. Sementara itu, BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap dipasarkan dengan harga yang sama.
Berikut daftar harga BBM Pertamina terbaru di Jawa Timur:
Pertalite: Rp 10.000 (sama seperti sebelumnya Rp 10.000)
Pertamax Turbo: Rp 18.300 (turun Rp 1.000, sebelumnya Rp 19.300)
Pertamax Green: Rp 16.600 (turun Rp 400, sebelumnya Rp 17.000)
Pertamax: Rp 15.950 (turun Rp 300, sebelumnya Rp 16.250)
Pertamax Pertashop: Rp 15.850 (turun Rp 300, sebelumnya Rp 16.150)
Pertamina Dex: Rp 21.150 (sama seperti sebelumnya Rp 21.150)
Dexlite: Rp 19.700 (sama seperti sebelumnya Rp 19.700)
Biosolar: Rp 6.800 (sama seperti sebelumnya Rp 6.800)
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamina dilakukan dengan mempertimbangkan pergerakan harga rata-rata minyak dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa penyesuaian harga mengacu pada arahan pemerintah dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat dan pasokan nasional.
"Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujar Kitty dalam keterangan resmi sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Harga BBM berpotensi mengalami perubahan sehingga warga disarankan untuk memeriksa pembaruan harga secara berkala. Pemantauan harga dapat dilakukan langsung melalui kanal resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina.