Surat Utang Adira Finance Rp 385,2 Miliar Jatuh Tempo November 2026
JAKARTA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) melaporkan bahwa surat utang milik PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) akan habis masa berlakunya pada 9 November 2026.
Surat utang tersebut mencakup Obligasi Berkelanjutan VI tahap II tahun 2023 seri B (peringkat idAAA) dengan nilai sebesar Rp 385,2 miliar. Selain itu, terdapat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V tahap II tahun 2023 seri B (peringkat idAAA(sy)) bernilai Rp 48,7 miliar.
“Perusahaan berencana melunasi surat utang yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal, dengan posisi kas dan setara kas per akhir Juli 2026 tercatat senilai Rp 1 triliun,” ujar Adrian Noer & Handhayu Kusumowinahyu, Analis Pefindo dalam keterangan resmi dikutip Rabu (12/8/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Sebagai informasi, Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 yang dirilis oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 10 November 2023.
Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 yang terdaftar dengan total nominal mencapai Rp1.250.000.000.000,00 ini terbagi ke dalam tiga seri utama:
Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri A (ADMF06ACN2) bernilai nominal Rp834.390.000.000,00 memiliki tingkat bunga tetap 6,15% per tahun dan masa tenor 370 Hari Kalender.
Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri B (ADMF06BCN2) bernilai nominal Rp385.235.000.000,00 dengan tingkat bunga tetap 6,50% per tahun serta tenor selama 36 bulan.
Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri C (ADMF06CCN2) bernilai nominal Rp30.375.000.000,00 ber Bunga tetap 6,55% per tahun dengan jangka waktu 60 bulan.
Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi ini adalah idAAA (Triple A). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak selaku Wali Amanat pada penerbitan emisi tersebut.
Di sisi lain, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 yang dicatatkan sebesar Rp300.000.000.000,00 juga terbagi menjadi tiga seri:
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri A (SMADMF05ACN2) sebesar Rp251.170.000.000,00 dengan nisbah 51,25% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dan indikasi bagi hasil setara 6,15% per tahun untuk jangka waktu 370 hari kalender.
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri B (SMADMF05BCN2) bernilai pokok Rp48.730.000.000,00 dengan nisbah 54,17% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dan indikasi bagi hasil setara 6,50% per tahun dengan tenor 36 bulan.
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Seri C (SMADMF05CCN2) bernilai pokok Rp100.000.000,00 dengan nisbah 54,58% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan serta indikasi bagi hasil setara 6,55% per tahun untuk tenor 60 bulan.
Hasil pemeringkatan Pefindo untuk instrumen sukuk ini adalah idAAA(sy) (Triple A Syariah). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam penerbitan sukuk ini.