Direktur BBKP Beli 980.000 Saham, Potensi Capital Gain Rp3,92 Juta
JAKARTA – Direktur PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) Kunardy Darma Lie tercatat membeli saham BBKP pada Juli 2026. Pembelian tersebut kini memberikan potensi keuntungan lebih dari 7%.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kunardy membeli 980.000 saham BBKP pada 10 Juli 2026.
Saham tersebut dibeli dengan harga Rp51 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi pembelian saham BBKP mencapai sekitar Rp49,98 juta.
Sebelum transaksi, Kunardy belum memiliki saham BBKP. Setelah pembelian, kepemilikannya menjadi 980.000 saham atau setara dengan 0,0005% hak suara.
Transaksi dilakukan secara langsung dan bukan melalui mekanisme pembelian kembali saham. Tujuan transaksi tersebut adalah investasi.
Harga saham BBKP telah bergerak naik dibandingkan harga pembelian Kunardy. Pada perdagangan Selasa (18/8/2026), saham BBKP ditutup di level Rp55 per saham dan tidak berubah dari penutupan sebelumnya.
Dengan demikian, terdapat selisih harga sebesar Rp4 per saham dibandingkan harga pembelian Kunardy di Rp51.
Jika dihitung berdasarkan 980.000 saham yang dimiliki, potensi keuntungan dari kenaikan harga tersebut mencapai Rp3,92 juta.
Perhitungannya adalah sebagai berikut:
- Rp55 - Rp51 = Rp4 per saham.
- Rp4 × 980.000 saham = Rp3.920.000.
Artinya, berdasarkan harga BBKP Rp55 per saham, Kunardy memiliki potensi capital gain sekitar Rp3,92 juta.
Secara persentase, kenaikan tersebut setara dengan 7,84%. Perhitungan itu diperoleh dari Rp4 dibagi Rp51, kemudian dikalikan 100%.
Dengan harga pembelian Rp51 per saham, nilai investasi awal Kunardy mencapai Rp49,98 juta. Jika dihitung menggunakan harga BBKP Rp55 per saham, nilai kepemilikannya kini sekitar Rp53,9 juta.
Dengan demikian, terdapat kenaikan nilai investasi sekitar Rp3,92 juta atau 7,84%.
Dalam laporan kepemilikan saham, Kunardy juga menyatakan bahwa meskipun tercatat sebagai pemegang saham pengendali, dirinya tidak akan mempertahankan kontrol atas BBKP.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari informasi yang disampaikan dalam laporan transaksi kepemilikan saham kepada OJK.
Pembelian 980.000 saham BBKP dilakukan untuk tujuan investasi.
Meski secara hitungan harga terdapat keuntungan Rp3,92 juta, angka tersebut masih merupakan keuntungan yang belum direalisasikan atau unrealized capital gain.
Artinya, keuntungan tersebut baru benar-benar terealisasi apabila saham BBKP dijual pada harga yang lebih tinggi dari harga pembelian.
Selain itu, perhitungan tersebut belum memperhitungkan biaya transaksi dan kewajiban pajak yang dapat timbul dari penjualan saham.
Dengan harga BBKP di level Rp55 per saham pada Selasa (18/8/2026), investasi Kunardy mencatatkan kenaikan nilai dibandingkan harga pembelian Rp51 per saham.
Pembelian tersebut membuat investasi Kunardy berpotensi menghasilkan capital gain 7,84%, tetapi keuntungan baru terealisasi setelah saham dijual dan biaya transaksi serta pajak diperhitungkan.