JAKARTA – Harga emas mengalami koreksi tipis pada sesi perdagangan Jumat (21/8/2026) pagi. Berdasarkan data Bloomberg pukul 07.51 WIB, harga emas pengiriman Desember 2026 di Commodity Exchange berada di level US$ 4.569,30 per ons troi, menyusut 0,05% dibandingkan hari sebelumnya yang senilai US$ 4.571,40 per ons troi.
Meskipun melemah tipis, harga emas diproyeksikan bakal membukukan kenaikan mingguan ketiga. Tren positif ini terjadi pascapengumuman peningkatan kembali buyback US Treasury jangka panjang oleh Departemen Keuangan AS.
Langkah pengucuran likuiditas dari Departemen Keuangan AS tersebut menekan imbal hasil dolar AS. Kondisi ini secara bersamaan turut mengerek harga emas batangan.
Pada Kamis (20/8/2026), Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan siap untuk memperluas buyback utang AS dan mengisyaratkan bahwa pemerintah akan segera meluncurkan inisiatif fiskal untuk mengatasi biaya pinjaman yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Sepanjang bulan ini, harga emas tercatat telah menguat sekitar 11%. Namun, laju kenaikannya berpotensi terhambat oleh pemulihan harga energi yang menjaga risiko inflasi serta spekulasi kenaikan suku bunga tetap membayangi.