XTB Indonesia Resmi Hadirkan CFD Emas, Perak, Minyak, dan Gas Alam
JAKARTA – PT XTB Indonesia Berjangka resmi meluncurkan perdagangan CFD atau contracts for difference setelah memperoleh persetujuan regulasi dari BAPPEBTI.
Melalui produk tersebut, klien XTB Indonesia dapat memperdagangkan CFD emas, perak, minyak, palladium, dan gas alam langsung melalui aplikasi XTB.
Produk baru ini melengkapi layanan yang sebelumnya telah tersedia, yakni lebih dari 650 saham AS dan ETF global serta fitur Investment Plan untuk investasi jangka panjang yang terstruktur.
Dengan penambahan tersebut, pengguna di Indonesia dapat mengakses instrumen investasi jangka panjang dan perdagangan jangka pendek melalui satu platform.
Peluncuran CFD berlangsung ketika XTB mencatat pertumbuhan pesat di Indonesia. Berdasarkan data internal perusahaan, jumlah akun terdanai meningkat 741,51% pada paruh pertama 2026 dibandingkan paruh kedua 2025.
Sementara itu, posisi net deposit kumulatif meningkat 600% pada Juni 2026 dibandingkan Desember 2025.
"Pertumbuhan pesat yang kami lihat mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara masyarakat Indonesia memandang investasi. Seiring investor mencari diversifikasi yang lebih besar dan akses ke pasar global, kami terus memperluas penawaran kami untuk memenuhi kebutuhan mereka yang terus berkembang. Kehadiran CFD memberikan klien kami fleksibilitas yang lebih besar dan lebih banyak cara untuk mengelola strategi investasi tingkat lanjut," kata Jodhi Gahara Aji, Direktur Utama PT XTB Indonesia Berjangka.
CFD merupakan produk derivatif dengan leverage yang memiliki karakteristik risiko berbeda dari investasi saham atau ETF. XTB menyediakan materi edukasi dan kursus interaktif dalam aplikasi untuk membantu pengguna memahami mekanisme serta risiko setiap produk sebelum bertransaksi.
"Indonesia telah menjadi salah satu pasar pertumbuhan paling menjanjikan bagi XTB. Kemajuan yang kami capai dalam beberapa bulan terakhir mengkonfirmasi besarnya potensi negara ini dan komitmen jangka panjang kami untuk mengembangkan bisnis di sini. Mendapatkan lisensi CFD dan meluncurkan produk baru ini merupakan langkah penting dalam memperkuat posisi kami di Asia Tenggara," kata Omar Arnaout, CEO XTB.
Secara global, aplikasi investasi XTB telah melayani hampir 3 juta klien. Di Indonesia, XTB beroperasi melalui PT XTB Indonesia Berjangka di bawah pengawasan BAPPEBTI, OJK, dan Bank Indonesia.