Bursa Asia Datar, Investor Cermati Sanksi Iran dan Kinerja Nvidia
JAKARTA – Bursa Asia bergerak bervariasi pada perdagangan pagi, Senin (24/8/2026). Pada pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah tipis 0,09% ke 65.956,5, sedangkan Hang Seng dibuka turun 0,88% ke 25.780,12.
Indeks Taiex menguat tipis 0,09% menjadi 45.266,4. Sementara itu, indeks Kospi melemah 1,17% ke 6.831,97 dan ASX 200 naik 0,53% ke 9.106,6.
FTSE Straits Times menguat 0,34% ke 5.708,26. FTSE Malay KLCI juga naik tipis 0,06% menjadi 1.737,57.
Bursa Asia cenderung bergerak datar seiring penurunan harga minyak. Investor juga menanti rincian sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran yang diperkirakan diumumkan pada Senin.
Pelaku pasar saham sektor teknologi di kawasan Asia menantikan laporan kinerja Nvidia yang akan dirilis pada Rabu (26/8/2026). Investor menyadari tingginya tantangan bagi produsen cip tersebut untuk memenuhi ekspektasi pasar.
Analis umumnya memperkirakan pendapatan kuartalan Nvidia hampir dua kali lipat menjadi sekitar 92 miliar dolar AS. Pendapatan setahun penuh diproyeksikan berada di kisaran 103 miliar dolar AS hingga 105 miliar dolar AS.
Selain itu, pelaku pasar mengharapkan kejelasan mengenai prospek suku bunga AS saat Ketua Federal Reserve Kevin Warsh berbicara di Jackson Hole, Wyoming, pada Jumat (28/8/2026).
Namun, sikap Warsh yang dikenal enggan memberikan panduan ke depan berpotensi menimbulkan kekecewaan di kalangan investor.