Pendapatan Nvidia dan Teknologi Dorong Kontrak Berjangka Saham

Ilustrasi saham teknologi (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:53:23 WIB

JAKARTA – Sentimen pasar saham bergeser menjadi sedikit positif setelah rilis pendapatan Nvidia. Pendapatan Nvidia yang melampaui ekspektasi serta prospek AI yang bullish mendorong sahamnya naik 4,7% pada perdagangan setelah jam kerja, yang kemudian mengangkat kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq usai sesi tunai yang tenang.

Kinerja Salesforce dan CrowdStrike turut mendukung penguatan saham global yang berbasis teknologi.

Setelah sesi yang beragam kemarin, suasana pasar kembali menjadi lebih positif semalam menyusul pendapatan Nvidia tadi malam. Hasil produsen chip tersebut memberikan pendapatan yang sedikit lebih kuat dari prakiraan, dengan panduan pendapatan untuk kuartal berjalan juga datang sedikit di atas ekspektasi (US$108 miliar versus US$105,2 miliar est.).

Yang terpenting, hal ini disertai dengan prospek jangka menengah yang optimis dari manajemen perusahaan dalam konferensi pers, yang memprakirakan pertumbuhan pendapatan sekitar 70% pada tahun fiskal berikutnya yang dimulai pada Januari 2027. Jadi ini menandakan optimisme yang lebih besar bahwa pertumbuhan pesat permintaan AI saat ini akan berlanjut hingga tahun depan.

Saham Nvidia naik +4,7% pada akhir perdagangan setelah jam kerja, setelah turun -1,59% pada sesi reguler kemarin, membantu kontrak berjangha pada S&P 500 (+0,48%) dan Nasdaq (+0,83%) mencatat kenaikan yang cukup baik semalam. Sentimen sektor teknologi juga terbantu oleh hasil yang menggembirakan dari Salesforce, yang merilis prospek penjualan yang sedikit lebih kuat dari prakiraan dan pendalaman kemitraannya dengan Anthropic, serta CrowdStrike, yang sahamnya melonjak hampir +10% pada perdagangan setelah jam kerja.

Sentimen positif di sektor teknologi telah mendukung kenaikan di Asia pagi ini, dengan Kospi (+1,49%) memimpin, sementara CSI 300 (+0,50%), Shanghai Composite (+0,60%) dan Nikkei (+0,18%) juga semuanya berada di zona hijau, meskipun Hang Seng (-0,46%) bergerak lebih rendah.

Reporter: Akbar