Update Harga Emas Hari Ini 27 Agustus 2026 di Logam Mulia dan Pegadaian

Ilustrasi Emas (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:06:25 WIB

JAKARTA – Harga emas di pasar domestik terpantau mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (27/8/2026). Penurunan harga terjadi pada emas Antam di Logam Mulia serta emas Galeri 24, Antam, dan UBS di Pegadaian.

Berdasarkan pembaruan laman resmi Logam Mulia pada Kamis (27/8/2026) pukul 09.30 WIB, emas Antam pecahan 1 gram berada di angka Rp 2.723.000 per gram. Angka tersebut tercatat merosot Rp 27.000 dari posisi perdagangan sebelumnya yang senilai Rp 2.750.000 per gram.

Di samping itu, harga transaksi buyback emas Antam turut melembek Rp 27.000 per gram. Nilai buyback yang semula senilai Rp 2.610.000 per gram kini bergeser menjadi Rp 2.583.000 per gram.

Adapun emas batangan Antam disediakan dalam berbagai ukuran unit, mulai dari pecahan termurah 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Berikut adalah daftar harga emas Antam di Logam Mulia pada Kamis (27/8/2026) pembaruan pukul 09.30 WIB:

0,5 gram: Rp 1.411.500

1 gram: Rp 2.723.000

2 gram: Rp 5.386.000

3 gram: Rp 8.054.000

5 gram: Rp 13.390.000

10 gram: Rp 26.725.000

25 gram: Rp 66.687.000

50 gram: Rp 133.295.000

100 gram: Rp 266.512.000

250 gram: Rp 666.015.000

500 gram: Rp 1.331.820.000

1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.663.600.000

Sementara itu, grafik harga emas di Pegadaian pada Kamis (27/8/2026) siang juga menunjukkan tren melorot bila disandingkan dengan sesi sebelumnya.

Catatan terbaru Pegadaian menunjukkan harga emas merek Galeri 24 ukuran 1 gram turun Rp 29.000, bergerak dari Rp 2.710.000 menjadi Rp 2.681.000 per gram.

Adapun emas Antam 1 gram di Pegadaian terpangkas Rp 28.000, yakni dari Rp 2.792.000 menjadi Rp 2.764.000 per gram. Untuk varian emas UBS ukuran 1 gram tergerus Rp 20.000, dari Rp 2.774.000 ke posisi Rp 2.754.000 per gram.

Berikut rincian lengkap harga emas Galeri 24, Antam, dan UBS di Pegadaian per Kamis (27/8/2026) siang:

Harga Emas Galeri 24 di Pegadaian:

0,5 gram: Rp 1.406.000

1 gram: Rp 2.681.000

2 gram: Rp 5.296.000

5 gram: Rp 13.144.000

10 gram: Rp 26.218.000

25 gram: Rp 65.191.000

50 gram: Rp 130.278.000

100 gram: Rp 260.427.000

250 gram: Rp 649.468.000

500 gram: Rp 1.298.935.000

1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.597.869.000

Harga Emas Antam di Pegadaian:

0,5 gram: Rp 1.434.000

1 gram: Rp 2.764.000

2 gram: Rp 5.467.000

3 gram: Rp 8.175.000

5 gram: Rp 13.591.000

10 gram: Rp 27.126.000

25 gram: Rp 67.688.000

50 gram: Rp 135.295.000

100 gram: Rp 270.510.000

Harga Emas UBS di Pegadaian:

0,5 gram: Rp 1.488.000

1 gram: Rp 2.754.000

2 gram: Rp 5.464.000

5 gram: Rp 13.501.000

10 gram: Rp 26.861.000

25 gram: Rp 67.018.000

50 gram: Rp 133.761.000

100 gram: Rp 267.416.000

250 gram: Rp 668.343.000

500 gram: Rp 1.335.115.000

Di pasar Internasional, pergerakan harga emas kembali menguat pada Kamis (27/8/2026) setelah sempat terkoreksi pada sesi perdagangan sebelumnya.

Pada Kamis siang, emas dunia diperdagangkan pada kisaran 4.601,84 dollar AS per ons atau menguat sekitar 0,18 persen berdasarkan data terbaru.

Dinamika harga emas ini terjadi seiring fokus investor yang memantau arah kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), menjelang rapat penetapan bulan depan.

Data yang dipublikasikan pada Rabu (26/8/2026) menunjukkan indikator harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS periode Juli melonjak melebihi estimasi dan masih berada di atas target The Fed.

Kondisi ekonomi tersebut menjadi kalkulasi utama bagi pasar untuk memprediksi arah suku bunga acuan The Fed pada September 2026.

Perhatian para pelaku pasar saat ini bergeser pada pidato Ketua The Fed Kevin Warsh dalam simposium tahunan di Jackson Hole pada Jumat (28/8/2026).

Meskipun Warsh diproyeksikan tidak memberikan petunjuk pasti terkait arah ketetapan suku bunga September mendatang, pidatonya tetap menjadi acuan penting untuk mengukur sinyal kebijakan moneter selanjutnya.

Di lain sisi, posisi harga emas global saat ini masih berada tidak jauh dari level tertingginya dalam kurun tiga bulan terakhir.

Permintaan emas sebagai aset lindung nilai terhadap risiko depresiasi dollar AS serta kekhawatiran kondisi fiskal AS menjadi penopang utama harga logam mulia.

Selain itu, angka impor bersih emas China melalui Hong Kong melesat sekitar 11 persen secara bulanan pada Juli 2026 yang didorong oleh tingginya minat investasi.

Dinamika pergerakan harga emas dunia tersebut menjadi salah satu elemen penting yang turut memengaruhi pergeseran harga emas di pasar dalam negeri.

Reporter: Akbar