BEI Tetapkan Tiga Saham sebagai Green Equity Mulai 28 Agustus
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia menetapkan tiga saham sebagai green equity designation. Sentimen positif ini mendorong kenaikan harga saham pada Kamis (27/8/2026).
Label hijau diberikan kepada perusahaan yang berkontribusi pada ekonomi ramah lingkungan atau sedang bertransformasi menuju bisnis hijau. HGII dan KEEN ditetapkan sebagai green equity, sementara TOBA masuk kategori green equity transition.
“Penetapan saham berbasis hijau tersebut mulai efektif berlaku pada 28 Agustus 2026,” jelas Teuku Fahmi Ariandar sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Dalam penilaian, HGII dan TOBA menggunakan S&P Global Ratings, sedangkan KEEN menggunakan Sucofindo.
Profil Saham Hijau:
- HGII bergerak di energi baru terbarukan, fokus pada PLTM dan PLTBg. Harga saham naik 2,33 persen ke Rp132.
- KEEN fokus pada PLTA dan PLTS. Saham naik 1,18 persen ke Rp855.
- TOBA sebelumnya berbasis batubara, kini bertransformasi ke energi terbarukan, kendaraan listrik, dan pengolahan limbah. Saham melonjak 12,15 persen ke Rp600.
Dengan penetapan ini, BEI memperkenalkan klasifikasi saham hijau sebagai penanda bagi investor untuk mengidentifikasi perusahaan yang berkontribusi pada ekonomi hijau maupun sedang menjalani transisi bisnis berkelanjutan.