Net Sell Asing Rp434,2 Miliar, CPIN Jadi Sorotan
JAKARTA — Investor asing berbalik mencatatkan aksi jual bersih di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin (31 Agustus 2026), setelah sebelumnya masih melakukan pembelian bersih pada sesi pertama. Aksi jual ini terjadi di tengah tingginya aktivitas pasar menjelang perubahan indeks MSCI.
Data perdagangan menunjukkan net sell asing sebesar Rp434,2 miliar. Nilai transaksi mencapai Rp21,83 triliun, terdiri dari pembelian Rp10,70 triliun dan penjualan Rp11,13 triliun.
Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai Rp681,9 miliar.
Selain itu, asing juga melepas saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp189,4 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp129,4 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp97 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp96,7 miliar.
Daftar 10 saham dengan net sell asing terbesar:
- CPIN Rp681,9 miliar
- EMAS Rp189,4 miliar
- BUKA Rp129,4 miliar
- UNVR Rp97 miliar
- ASII Rp96,7 miliar
- TPIA Rp88 miliar
- GOTO Rp83,2 miliar
- AMMN Rp77,8 miliar
- ESSA Rp64,8 miliar
- ARTO Rp61 miliar
Aksi jual CPIN menjadi sorotan karena saham ini keluar dari MSCI Global Standard Index dan masuk ke MSCI Small Cap Index dalam evaluasi Agustus 2026. Saham GOTO yang juga keluar dari indeks tersebut mencatat net sell Rp83,2 miliar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan kenaikan tipis di tengah volatilitas pasar. Pergerakan indeks dipengaruhi penyesuaian portofolio menjelang rebalancing MSCI.
IHSG ditutup naik 7,36 poin atau 0,11 persen ke level 6.525,48. Indeks sempat turun ke level terendah 6.476,18 sebelum berbalik menguat hingga mencapai 6.528,10.
Aktivitas perdagangan melonjak dengan volume 48,93 miliar saham, nilai transaksi Rp24,72 triliun, dan frekuensi 2,37 juta kali. Sebanyak 413 saham menguat, 245 melemah, dan 305 stagnan.