JAKARTA – Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, merosot 111,16 poin, atau sekitar 0,17 persen, pada Kamis (3/9/2026), menuju level 64.214,48. Di sisi lain, indeks Topix menguat 0,5 persen ke posisi 4.102,04.
Pelemahan indeks Nikkei ini menjadi yang keempat kalinya secara beruntun akibat tertekan ketidakpastian suku bunga dan mata uang yang mendorong investor menghindari aset berisiko sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Penurunan tertinggi hari ini dipimpin oleh saham perusahaan minyak Inpex yang anjlok 4 persen. Selanjutnya, saham produsen peralatan elektronik Yokogawa Electric dan Furukawa Electric turut mengalami penurunan masing-masing sebesar 3,75 persen dan 3,7 persen.
Saham perusahaan ritel Fast Retailing serta perusahaan makanan NH Foods masing-masing terkoreksi 3,41 persen dan 3,29 persen. Sementara itu, saham pengelola department store Isetan Mitsukoshi Holdings dan perusahaan telekomunikasi Fujikura masing-masing melemah 2,93 persen dan 2,73 persen.
Mata uang dolar Amerika Serikat terdepresiasi 1 persen terhadap yen menjadi 157,12 yen per dolar AS.