JAKARTA – Tarif bahan bakar minyak (BBM) Pertamina pada hari ini, Rabu (16/9/2026), masih mengacu pada penyesuaian yang berlaku sejak awal bulan September. Beberapa varian BBM nonsubsidi mencatatkan kenaikan harga dibandingkan posisi pada Agustus 2026.
Jenis produk BBM yang mengalami penyesuaian kenaikan mencakup Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, serta Pertamina Dex. Di sisi lain, harga untuk tipe Pertamax, Pertalite, dan Biosolar tercatat tidak mengalami perubahan.
Merujuk pada data harga resmi, tarif Pertamax Turbo pada area dengan patokan awal Rp18.300 per liter merangkak naik menjadi Rp19.600 per liter. Lalu untuk Pertamax Green 95 naik dari Rp16.600 per liter menuju posisi Rp19.150 per liter.
Kenaikan tarif turut terjadi pada varian BBM diesel. Jenis Dexlite disesuaikan menjadi Rp23.700 per liter dari tarif lama Rp19.700 per liter, sementara Pertamina Dex naik dari Rp21.150 per liter menjadi Rp25.200 per liter.
Bila dikalkulasikan dengan patokan harga Agustus, persentase kenaikan tersebut setara 7,1 persen pada Pertamax Turbo, 15,4 persen pada Pertamax Green 95, 20,3 persen pada Dexlite, serta 19,2 persen pada Pertamina Dex.
Adapun produk Pertamax tidak berganti dari besaran Rp15.950 per liter. Begitu pula BBM tipe penugasan dan subsidi yang bertahan stabil, yakni Pertalite pada angka Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Pihak Pertamina Patra Niaga sebelumnya menerangkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah. Berbagai faktor menjadi pertimbangan seperti harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor relevan lainnya termasuk daya beli masyarakat.
Daftar Harga BBM Pertamina September 2026
Berikut perincian lengkap tarif BBM Pertamina per liter berdasarkan wilayah distribusinya:
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.300
Pertamax Turbo: Rp20.000
Dexlite: Rp24.200
Pertamina Dex: Rp25.750
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp20.450
Dexlite: Rp24.750
Pertamina Dex: Rp26.300
FTZ Sabang
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp14.950
Dexlite: Rp22.150
FTZ Batam
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp15.150
Pertamax Turbo: Rp18.550
Dexlite: Rp22.500
Pertamina Dex: Rp23.950
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp15.950
Pertamax Turbo: Rp19.600
Pertamax Green 95: Rp19.150
Dexlite: Rp23.700
Pertamina Dex: Rp25.200
Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp15.950
Pertamax Turbo: Rp19.600
Dexlite: Rp23.700
Pertamina Dex: Rp25.200
Biosolar Nonsubsidi: Rp23.600 khusus NTT
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.300
Pertamax Turbo: Rp20.000
Dexlite: Rp24.200
Pertamina Dex: Rp25.750
Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp20.450
Dexlite: Rp24.750
Pertamina Dex: Rp26.300
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.300
Pertamax Turbo: Rp20.000
Dexlite: Rp24.200
Pertamina Dex: Rp25.750
Maluku dan Maluku Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.300
Dexlite: Rp24.200
Papua
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.300
Pertamax Turbo: Rp20.000
Dexlite: Rp24.200
Papua Barat dan Papua Barat Daya
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.300
Dexlite: Rp24.200
Pertamina Dex: Rp25.750
Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.300
Dexlite: Rp24.200