Hari Kedelapan, Basarnas Kerahkan 12 Penyelam Elite Cari Korban KM Virgo 8

Hari Kedelapan, Basarnas Kerahkan 12 Penyelam Elite Cari Korban KM Virgo 8
Penulis: Erik Handoko
Minggu, 20 September 2026 | 05:54:00 WIB

INSIDERINDONESIA.COM — Basarnas mengerahkan 12 penyelam terbaik untuk melanjutkan operasi bawah laut pencarian korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada hari kedelapan, Minggu (20/9/2026). Sebanyak 126 orang masih belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes kapal yang terbalik di perairan Masalembo sejak 13 September 2026. Tim penyelam ini dipilih setelah melalui penyegaran personel dan memiliki pengalaman dalam operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko menyatakan 12 penyelam yang disiapkan merupakan personel gabungan dari seluruh unsur penyelam tim SAR. Menurut Yudhi, jumlah tersebut bukan keseluruhan penyelam yang terlibat dalam operasi.

Penyegaran tim dilakukan bukan karena kekurangan personel. Sejumlah unsur kapal yang sebelumnya mendukung operasi penyelaman harus kembali ke pangkalan untuk pergantian personel dan menjalankan tugas lain.

"Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman dalam penanganan sejumlah kecelakaan seperti operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air beberapa tahun lalu," kata Yudhi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) malam.

TB Jaya Dragon Beroperasi Bersama Tim Penyelam

Basarnas mengerahkan TB Jaya Dragon yang akan beroperasi bersama 12 penyelam terbaik. Kapal ini memperkuat operasi bawah air yang sebelumnya telah dilakukan 20 penyelam TNI Angkatan Laut.

Yudhi menyebut penyelam yang berkurang berasal dari KRI I Gusti Ngurah Rai. KRI Pulau Fani juga kembali ke homebase, sementara kapal pengganti akan didatangkan dari KRI Nala yang turun pada hari kedelapan operasi SAR.

"Basarnas juga menyiapkan unsur pengganti untuk mempertahankan kemampuan pencarian bawah laut," ujar Yudhi.

Menunggu Keputusan Tim Salvage

Operasi bawah air tetap berjalan sambil menunggu keputusan tim salvage mengenai langkah yang akan dilakukan terhadap badan kapal. Yudhi berharap personel yang tersedia dapat memperkuat apa yang telah dilaksanakan penyelam TNI Angkatan Laut sebelumnya.

"Kami juga sambil menunggu keputusan apa yang akan dilakukan oleh tim salvage. Tentunya kami pun berusaha untuk melaksanakan pencarian di bawah air," ujarnya.

Kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir dinilai cukup mendukung. Basarnas berharap kondisi itu bertahan agar tim penyelam dapat melaksanakan operasi bawah air secara maksimal.

117 Korban Ditemukan, 126 Masih Dicari

Hingga hari ketujuh operasi SAR, Sabtu (19/9/2026) malam pukul 21.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 117 korban ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.

Masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. Kapal ini berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

"Kita berharap tim penyelam yang diberangkatkan pada malam hari ini dapat melaksanakan pencarian secara optimal pada hari berikutnya, sehingga operasi SAR tetap menghasilkan perkembangan meskipun terdapat penyesuaian unsur kapal dan personel selama operasi berlangsung," kata Yudhi.

Reporter: Erik Handoko