6 Sayuran Kaya Vitamin D yang Penting untuk Kesehatan Tubuh Lebih Optimal
- Rabu, 04 Februari 2026
JAKARTA - Tubuh memerlukan vitamin D untuk menjaga daya tahan dan kesehatan tulang.
Vitamin ini juga berperan dalam pencegahan penyakit serius seperti kanker. Selain itu, vitamin D membantu sistem imun tetap bekerja optimal setiap hari.
Selama ini masyarakat mengenal vitamin D dari susu, ikan berlemak, atau paparan sinar matahari. Namun, sayuran tertentu juga mengandung vitamin D yang bisa melengkapi menu harian. Dengan memanfaatkan sayuran ini, kebutuhan vitamin D dapat terpenuhi secara alami.
Baca Juga
Konsumsi vitamin D yang cukup mendorong kualitas hidup lebih baik. Tubuh menjadi lebih kuat menghadapi penyakit dan sistem pernapasan bekerja lebih efisien. Menjadikan sayuran kaya vitamin D sebagai bagian dari pola makan sehat sangat disarankan.
Jamur: Sumber Vitamin D Unggulan
Jamur menjadi sayuran terbaik yang mengandung vitamin D. Keistimewaannya adalah mampu memproduksi vitamin D ketika terkena sinar matahari, sama seperti kulit manusia. Untuk optimal, jamur segar dapat dijemur 15–20 menit sebelum diolah.
Selain kaya vitamin D, jamur mudah dimasak menjadi berbagai hidangan lezat. Tumisan, orak-arik, atau gorengan menjadi pilihan yang populer. Hal ini membuat jamur mudah dikombinasikan dalam menu harian.
Kandungan nutrisi jamur membantu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan daya tahan tubuh. Nutrisi tambahan seperti protein dan mineral membuat jamur bernilai gizi tinggi. Dengan olahan tepat, jamur cocok untuk seluruh anggota keluarga.
Sayuran Hijau: Bayam dan Kale
Bayam dikenal kaya kalsium dan vitamin D. Nutrisi ini mendukung kesehatan tulang dan gigi secara bersamaan. Bayam bisa diolah menjadi tumisan, salad, atau smoothie untuk variasi menu.
Kale juga termasuk superfood dengan kandungan vitamin D tinggi. Selain itu, kale kaya zat besi dan kalsium yang menyehatkan tubuh. Tumisan, salad, atau keripik panggang menjadi cara mudah menikmati kale setiap hari.
Mengonsumsi sayuran hijau secara rutin membantu mencegah defisiensi vitamin D. Hal ini juga mendukung sistem kekebalan tubuh dan metabolisme yang sehat. Bayam dan kale menjadi pilihan tepat untuk menu harian yang bernutrisi.
Sayuran Pahit dan Umbi: Pare dan Ubi Jalar
Pare mungkin kurang diminati karena rasanya pahit, tetapi bermanfaat bagi kesehatan. Pare membantu menjaga kadar gula darah dan turut menyumbang vitamin D. Olahan seperti tumisan, sayur bening, atau pare campur telur membuat rasanya lebih bersahabat.
Ubi jalar dikenal sebagai sumber karbohidrat sehat yang juga mengandung vitamin D. Magnesium dalam ubi jalar mendukung kerja vitamin D dalam tubuh. Ubi jalar dapat direbus atau dipanggang untuk menjaga kandungan gizinya tetap optimal.
Kandungan vitamin D pada pare dan ubi jalar melengkapi manfaat nutrisi lainnya. Sayuran ini membantu menjaga kesehatan tulang dan metabolisme energi tubuh. Dengan variasi olahan, keduanya dapat diterima semua anggota keluarga.
Brokoli dan Manfaatnya untuk Tubuh
Brokoli termasuk sayuran hijau dengan kepadatan nutrisi tinggi. Selain vitamin D, brokoli mengandung vitamin dan mineral lain yang mendukung kesehatan tubuh. Mengukus brokoli membantu menjaga kandungan gizinya tetap optimal.
Brokoli dapat disajikan sebagai pendamping lauk atau diolah menjadi sup ringan. Rasa brokoli yang lembut jika diolah dengan tepat membuatnya mudah diterima semua usia. Mengonsumsi brokoli secara rutin menjaga sistem imun dan metabolisme tubuh lebih stabil.
Vitamin D pada brokoli berperan dalam penyerapan kalsium dan menjaga kepadatan tulang. Konsumsi rutin brokoli membantu mencegah osteoporosis dan mendukung kesehatan gigi. Nutrisi lain dalam brokoli juga menjaga kesehatan jantung dan saluran pencernaan.
Tips Mengolah Sayuran Kaya Vitamin D
Memasukkan sayuran kaya vitamin D ke dalam menu harian mudah dilakukan. Tumisan sederhana, salad, sup, atau keripik panggang menjadi pilihan praktis. Kombinasi berbagai sayuran juga meningkatkan cita rasa sekaligus nilai gizinya.
Pencahayaan matahari membantu meningkatkan kandungan vitamin D dalam jamur. Menjaga variasi olahan sayuran mencegah bosan dan mendorong konsumsi rutin. Dengan pola makan seimbang, manfaat vitamin D dari sayuran dapat optimal.
Konsumsi rutin sayuran ini mendukung kesehatan tulang, gigi, dan sistem imun. Vitamin D juga membantu metabolisme dan menjaga energi tubuh. Memanfaatkan sumber vitamin D alami dari sayuran menjadi strategi tepat untuk gaya hidup sehat.
Alif Bais Khoiriyah
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Nova Arianto Pilih 28 Pemain Timnas U-17 untuk Hadapi China di Laga Uji Coba
- Rabu, 04 Februari 2026
Habbatussauda Terbukti Berkhasiat untuk Menunjang Kesehatan Tubuh Secara Optimal
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
BKSAP DPR RI Bahas Peran Kecerdasan Buatan Dalam Menjaga Kedaulatan Pangan Indonesia
- Rabu, 04 Februari 2026
Fenomena Gerhana Matahari Cincin Hingga Bocoran Harga Samsung Galaxy S26 Series
- Rabu, 04 Februari 2026
Smartwatch Murah Alternatif Xiaomi Dan Alasan Mengapa iPhone Masih Sangat Worth Buying
- Rabu, 04 Februari 2026
Nova Arianto Pilih 28 Pemain Timnas U-17 untuk Hadapi China di Laga Uji Coba
- Rabu, 04 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Kebiasaan Positif Usai Makan Ini Efektif Membantu Menjaga Gula Darah
- 04 Februari 2026
3.
4.
Cara Praktis Dapatkan Diskon Tiket Garuda Indonesia Hingga 65 Persen
- 04 Februari 2026











