Breaking

Pemkab Mubar Upayakan Buka Kembali Rute Penyeberangan Tondasi Menuju Sikeli Tahun Ini

GE
Jumat, 06 Februari 2026
Pemkab Mubar Upayakan Buka Kembali Rute Penyeberangan Tondasi Menuju Sikeli Tahun Ini
Pemkab Mubar Upayakan Buka Kembali Rute Penyeberangan Tondasi Menuju Sikeli Tahun Ini

JAKARTA - Aksesibilitas transportasi laut kini kembali menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Pemkab Mubar) dalam upaya mempercepat roda ekonomi dan mobilitas masyarakat. Fokus perhatian tertuju pada jalur penyeberangan strategis yang menghubungkan Pelabuhan Tondasi di Muna Barat dengan Sikeli di Kabaena, Kabupaten Bombana. 

Langkah diplomasi dan koordinasi proaktif tengah digencarkan oleh otoritas daerah untuk menghidupkan kembali rute yang sempat terhenti ini. Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat memandang bahwa pengaktifan kembali jalur ini bukan sekadar urusan transportasi, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk memulihkan konektivitas logistik dan sosial antar-pulau yang selama ini terputus, sehingga kesejahteraan warga di kedua wilayah dapat meningkat secara signifikan.

Reaktivasi rute Tondasi-Sikeli ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa di wilayah pesisir. Dengan terbukanya akses langsung, arus barang dan orang tidak lagi harus menempuh rute memutar yang memakan waktu dan biaya lebih besar. 

Pemkab Mubar menyadari bahwa infrastruktur laut yang andal adalah kunci kedaulatan ekonomi daerah kepulauan. Oleh karena itu, seluruh jajaran teknis terkait diinstruksikan untuk segera menyelesaikan hambatan administratif dan teknis guna memastikan kapal penyeberangan dapat segera bersandar kembali di dermaga Tondasi dalam waktu dekat.

Urgensi Pemulihan Konektivitas Laut Antara Muna Barat Dan Wilayah Kabaena Bombana

Secara geografis, hubungan antara Muna Barat dan Kabaena memiliki ikatan historis dan ekonomi yang sangat kuat. Banyak warga di kedua wilayah tersebut memiliki kepentingan dagang dan kekeluargaan yang saling bertautan. 

Selama rute ini mati suri, mobilitas warga menjadi terhambat, yang pada gilirannya berdampak pada kenaikan harga komoditas pokok akibat biaya distribusi yang membengkak. Reaktivasi jalur Tondasi-Sikeli dipandang sebagai solusi konkret untuk menekan angka inflasi daerah dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat kecil.

Pemerintah daerah melihat adanya potensi besar yang belum tergarap maksimal akibat terkendalanya transportasi. Dengan adanya jadwal penyeberangan yang rutin, potensi perikanan dan pertanian dari Muna Barat dapat didistribusikan lebih cepat ke pasar-pasar di Kabaena dan sekitarnya. 

Sebaliknya, pasokan barang dari daratan Bombana juga bisa mengalir lebih lancar ke Muna Barat. Sinergi ekonomi lintas kabupaten inilah yang menjadi alasan kuat mengapa proyek pembukaan kembali rute ini harus segera direalisasikan tanpa penundaan lebih lanjut.

Langkah Koordinasi Intensif Pemkab Mubar Dengan Pihak Otoritas Pelayaran Nasional

Guna mewujudkan ambisi tersebut, Pemkab Mubar telah melakukan serangkaian pertemuan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan operator kapal dan kementerian terkait. Fokus utama diskusi adalah penyediaan armada kapal yang layak dan pengaturan jadwal yang efisien. 

"Pemkab Mubar upayakan buka kembali rute penyeberangan Tondasi-Sikeli demi meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat," sebagaimana ditegaskan dalam pernyataan resmi pemerintah daerah baru-baru ini. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak tinggal diam melihat kebutuhan mendasar warga akan transportasi laut yang terjangkau.

Aspek teknis di Pelabuhan Tondasi juga terus dibenahi. Pemkab memastikan bahwa fasilitas sisi darat maupun sisi laut di pelabuhan tersebut siap menerima kembali operasional kapal feri atau kapal penumpang lainnya. 

Koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan pihak ASDP menjadi sangat krusial untuk menentukan skema subsidi atau komersial yang paling tepat agar operasional rute ini dapat berkelanjutan secara jangka panjang dan tidak berhenti di tengah jalan.

Dampak Ekonomi Dan Sosial Bagi Masyarakat Pesisir Di Kedua Wilayah

Efek domino dari beroperasinya kembali rute ini diyakini akan sangat terasa pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta kesejahteraan warga pesisir. Pelabuhan Tondasi akan kembali hidup dengan aktivitas bongkar muat, yang secara otomatis menghidupkan sektor pendukung seperti jasa buruh pelabuhan, pedagang makanan, hingga sektor transportasi darat yang mengangkut penumpang menuju pelabuhan. 

Secara sosial, kemudahan akses ini juga akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, di mana warga antar-pulau dapat lebih mudah menjangkau fasilitas publik yang lebih lengkap.

Bagi masyarakat di Sikeli, pembukaan rute ini memberikan opsi perjalanan yang lebih variatif. Ketergantungan pada satu jalur penyeberangan saja seringkali berisiko jika terjadi kendala teknis atau cuaca buruk. Dengan adanya rute Tondasi-Sikeli, daya saing wilayah akan meningkat.

 Pemkab Mubar berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga kapal pertama benar-benar melakukan pelayaran perdana, karena janji konektivitas ini menyangkut hajat hidup orang banyak di wilayah kepulauan Sulawesi Tenggara.

Target Realisasi Dan Harapan Keberlanjutan Operasional Jalur Penyeberangan Tondasi

Menatap sisa tahun 2026, Pemkab Mubar menargetkan agar seluruh proses administrasi dan kontrak dengan operator dapat rampung secepat mungkin. Harapannya, pada pertengahan tahun ini, masyarakat sudah bisa menikmati layanan penyeberangan yang aman dan nyaman. 

Keberlanjutan rute ini akan sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan jasa penyeberangan tersebut. Semakin tinggi angka keterisian penumpang dan barang, maka rute ini akan semakin sehat secara finansial bagi pihak pengelola.

Pj Bupati Muna Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah ini. Beliau menekankan bahwa kemajuan Muna Barat sangat ditentukan oleh kemampuannya untuk terhubung dengan daerah tetangga. 

Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat, Pelabuhan Tondasi diharapkan dapat kembali menjadi pintu gerbang utama yang menghubungkan nadi ekonomi Muna Barat dengan wilayah sekitarnya, membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat di bumi "Praja Laworo".

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua