Diskon Tiket Pesawat Mudik Lebaran Garuda Hingga Citilink, Cek Jadwalnya
- Jumat, 13 Februari 2026
JAKARTA - Kebijakan pemangkasan harga tiket pesawat untuk periode mudik Lebaran 2026 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan mobilitas tetap terjangkau.
Program ini tidak hanya menyasar penurunan tarif semata, tetapi juga mencerminkan sinergi antara regulator dan pelaku industri penerbangan nasional agar layanan transportasi udara semakin inklusif menjelang musim perjalanan puncak.
Maskapai nasional seperti Garuda Indonesia bersama anak usahanya, Citilink, mengambil bagian dalam implementasi kebijakan tersebut melalui penyesuaian harga tiket penerbangan domestik kelas ekonomi.
Baca JugaEstimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan Melalui Fitur Baru Di Aplikasi PLN Mobile
Langkah ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan pulang kampung dengan biaya lebih ringan dibanding periode sebelumnya.
Kebijakan Diskon Tiket Dorong Akses Transportasi Udara
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menerapkan diskon tiket pesawat mudik Lebaran 2026 hingga 18% sesuai dengan arahan kebijakan pemerintah.
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro mengatakan diskon tiket pesawat berlaku untuk Garuda Indonesia dan Citilink penerbangan kelas ekonomi rute domestik.
Dia menjelaskan penyesuaian harga tiket pesawat mudik Lebaran 2026 berada pada kisaran 17-18%, didukung oleh kombinasi insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100%, serta penyesuaian Passenger Service Charge (PSC) dan fuel surcharge.
“Kami mendukung langkah Pemerintah dalam menghadirkan kebijakan stimulus yang terkoordinasi dan berdampak langsung bagi masyarakat," kata Thomas.
Garuda Indonesia telah melakukan menyesuaikan harga tiket pesawat kelas ekonomi pada rute domestik untuk pembelian melalui seluruh kanal penjualan mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan periode penerbangan 14–29 Maret 2026, sesuai ketentuan PMK No. 4/2026, KP-DJPU 27/2026, dan KM 43 Tahun 2026.
Selaras dengan itu, lanjutnya, Citilink juga memberlakukan penyesuaian harga tiket pesawat kelas ekonomi efektif 11 Februari 2026, guna memperluas aksesibilitas layanan transportasi udara dengan segmentasi yang saling melengkapi dalam Garuda Indonesia Group.
Proyeksi Penumpang Mudik Tunjukkan Tren Positif
Selain penyesuaian tarif, perusahaan juga melihat adanya peluang peningkatan jumlah penumpang selama periode Lebaran tahun ini. Thomas menambahkan bahwa proyeksi pertumbuhan volume penumpang mudik Lebaran 2026 menunjukkan tren positif, yang diharapkan dapat mendorong optimalisasi kapasitas dan jaringan penerbangan Garuda Group, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan dan kualitas layanan.
“Ke depan, kami berharap kebijakan ini dapat menjadi fondasi berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem aviasi nasional. Kami percaya, sinergi antara Pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar sektor penerbangan memperkuat peran sentralnya sebagai penggerak konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa program diskon bukan hanya solusi jangka pendek untuk musim mudik, melainkan bagian dari strategi pemulihan dan penguatan sektor penerbangan nasional secara lebih luas.
Dukungan Anggaran Pemerintah Perkuat Stimulus Lebaran
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pada tahun ini total terdapat Rp911,16 miliar yang berasal dari APBN maupun non-APBN untuk mengerek daya beli masyarakat.
“Pada angkutan udara, terdapat diskon tarif tiket rute domestik kelas ekonomi sebesar 17%-18% untuk periode penerbangan 14-29 Maret 2026,” ujarnya.
Diskon yang lebih besar dari periode Lebaran tahun lalu maupun Nataru 2025/2026 tersebut ditargetkan menjangkau 3,3 juta penumpang. Besarnya cakupan penerima manfaat menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga momentum konsumsi domestik, terutama pada periode pergerakan masyarakat yang sangat tinggi seperti Lebaran.
Komponen Insentif Pajak Turunkan Harga Tiket
Potongan harga untuk tiket pesawat tersebut, salah satunya bersumber dari pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) alias ditanggung pemerintah untuk kelas ekonomi dalam negeri. Selain itu, komponen biaya yang mendapatkan fasilitas PPN DTP meliputi tarif dasar dan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge.
Kombinasi berbagai insentif tersebut membuat struktur harga tiket menjadi lebih rendah tanpa mengurangi aspek keselamatan maupun kualitas pelayanan penerbangan. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan udara yang terjangkau, sementara maskapai tetap dapat menjaga keberlanjutan operasionalnya.
Kebijakan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi lonjakan mobilitas tahunan. Ketika pemerintah memberikan ruang stimulus fiskal dan regulasi, pelaku industri merespons melalui penyesuaian tarif serta peningkatan kapasitas layanan.
Hasil akhirnya adalah ekosistem transportasi udara yang lebih siap menghadapi arus mudik besar dengan biaya yang lebih bersahabat bagi masyarakat.
Upaya menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga dan keberlangsungan bisnis penerbangan menjadi kunci keberhasilan program ini. Jika sinergi terus terjaga, kebijakan serupa berpotensi diterapkan secara berkelanjutan pada periode perjalanan penting lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan perekonomian nasional.
Celo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Publik Pascabencana Di Sumatera
- Jumat, 13 Februari 2026
Berita Lainnya
Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan Melalui Fitur Baru Di Aplikasi PLN Mobile
- Jumat, 13 Februari 2026
Pelanggan Kini Bisa Hitung Estimasi Layanan Resmi Secara Mandiri Melalui PLN Mobile
- Jumat, 13 Februari 2026
Terpopuler
1.
Strategi Lolos Mudik Gratis 2026 Tanpa Calo Dan Ribet
- 13 Februari 2026
2.
Peluang Affiliate Digital Dorong Kemandirian Ekonomi Generasi Muda
- 13 Februari 2026
3.
Bansos Pangan Ramadan 2026 Cair Untuk Juta KPM Nasional
- 13 Februari 2026
4.
5.
Ekspor Motor Indonesia Tumbuh Positif Awal Tahun 2026
- 13 Februari 2026













