Tips Memilih Menu Buka Puasa Aman Di Rest Area Bagi Pengemudi
- Jumat, 20 Februari 2026
JAKARTA - Para pengemudi dihimbau untuk lebih selektif dalam memilih menu berbuka puasa di rest area guna menjaga kondisi fisik tetap prima selama perjalanan.
Pemilihan jenis makanan yang tepat saat waktu berbuka tiba sangat krusial bagi keselamatan berkendara terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh melalui jalan tol.
Kesalahan dalam memilih hidangan dapat menyebabkan gangguan konsentrasi seperti kantuk yang berlebihan atau masalah pencernaan yang mengganggu fokus utama dalam mengemudikan kendaraan bermotor.
Baca JugaCara Langganan iCloud Untuk iPhone, Mac & iPad: Panduan Untuk Pemula
Hindari Makanan Berat Dan Kandungan Lemak Tinggi
Mengonsumsi makanan yang terlalu berat dan berlemak secara langsung saat berbuka puasa dapat membuat tubuh terasa cepat lelah dan memicu rasa kantuk yang hebat.
Proses metabolisme tubuh akan bekerja lebih keras untuk mencerna lemak sehingga aliran darah akan terpusat pada sistem pencernaan dan mengurangi suplai oksigen menuju otak.
Oleh karena itu pada Jumat 20 Februari 2026 para pakar otomotif menyarankan pengemudi untuk memulai proses berbuka dengan porsi kecil terlebih dahulu sebelum melanjutkan makan besar.
Pentingnya Mengatur Kadar Gula Dan Hidrasi Tubuh
Sajian yang mengandung gula alami seperti buah kurma atau air putih hangat sangat direkomendasikan untuk mengembalikan energi yang hilang tanpa membuat perut terasa begah.
Hidrasi yang cukup merupakan kunci utama bagi pengemudi agar tetap waspada dan tidak mengalami dehidrasi yang bisa berakibat fatal pada penurunan refleks motorik saat menyetir.
Hindari minuman yang mengandung kafein secara berlebihan atau minuman bersoda yang dapat memicu asam lambung meningkat saat kondisi perut masih dalam keadaan kosong setelah berpuasa.
Pilih Jenis Karbohidrat Kompleks Untuk Energi Stabil
Jika ingin mengonsumsi makanan berat pilihlah jenis karbohidrat kompleks yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menyuplai energi secara stabil selama sisa perjalanan.
Menu seperti nasi merah atau sayuran hijau sangat baik bagi metabolisme tubuh dibandingkan dengan makanan instan yang hanya memberikan lonjakan energi sementara lalu menurun drastis.
Kondisi energi yang stabil akan membantu pengemudi tetap tenang dalam menghadapi kemacetan atau situasi lalu lintas yang tidak terduga di jalur mudik maupun jalur distribusi.
Manajemen Waktu Istirahat Di Rest Area Tol
Selain urusan asupan makanan pemanfaatan waktu istirahat di rest area juga harus dilakukan secara efektif dengan durasi yang cukup sebelum kembali ke balik kemudi.
Setelah selesai menyantap hidangan buka puasa pengemudi disarankan untuk melakukan peregangan otot ringan guna melancarkan sirkulasi darah yang sempat kaku akibat duduk terlalu lama.
Berikan waktu minimal 30 menit bagi tubuh untuk beradaptasi dengan asupan makanan baru sebelum mulai menginjak pedal gas kembali demi memastikan keamanan bersama di jalan.
Keselamatan Berkendara Selama Bulan Suci Ramadan
Kesadaran akan kondisi fisik sendiri merupakan tanggung jawab moral setiap pengguna jalan agar tidak membahayakan nyawa orang lain selama periode arus mudik atau balik.
Pihak kepolisian dan pengelola jalan tol senantiasa mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk setelah menyantap sajian berbuka di rest area.
Kombinasi antara asupan nutrisi yang sehat dan manajemen waktu istirahat yang disiplin akan menjamin perjalanan anda sampai di tujuan dengan selamat dan penuh keberkahan.
Yoga
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia Diprediksi Tembus 5,7 Persen Tahun Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Penjualan ULTJ Meningkat Signifikan dengan Optimalisasi Momentum Ramadhan
- Jumat, 20 Februari 2026
Epicor Hadirkan Teknologi Canggih dan Talenta Unggul untuk Industri Manufaktur
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
Broker Properti Tingkatkan Layanan dan Kompetensi Profesional Demi Kepuasan Klien
- Jumat, 20 Februari 2026
Surplus Neraca Pembayaran RI Jadi Indikator Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi
- Jumat, 20 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
10 Rekomendasi Parfum Morris Pria Terbaik, Wanginya Premium!
- 20 Februari 2026
3.
Menhub Prediksi Hampir 144 Juta Pemudik Lebaran 2026
- 20 Februari 2026
4.
5.
Indonesia dan Freeport Sepakati Perpanjangan IUPK untuk Investasi
- 20 Februari 2026











