Breaking

Daftar 10 Saham Nilai Beli Bersih Asing Terbesar Juni 2026

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 19 Juni 2026
Daftar 10 Saham Nilai Beli Bersih Asing Terbesar Juni 2026
Ilustrasi: Total nilai transaksi bursa mencapai Rp 17,97 triliun dengan volume perdagangan 25,7 miliar saham. (Foto: NET)

JAKARTA – Di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 48,39 poin (0,78%) ke level 6.172,3 pada penutupan perdagangan Kamis (18/6/2026), investor asing kedapatan melakukan aksi beli bersih (net buy) pada deretan saham tertentu.

Berdasarkan data dari Stockbit, saham AMMN menempati posisi teratas yang paling banyak diburu oleh investor asing dengan nilai beli bersih menyentuh Rp 150,8 miliar. Menyusul di belakangnya, saham BMRI membukukan net buy senilai Rp 106,9 miliar serta TPIA sebesar Rp 82,6 miliar.

Di bawah ini merupakan daftar 10 saham yang mencatatkan nilai beli bersih asing paling tinggi dalam perdagangan Kamis (18/6/2026):

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 150,8 miliar

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 106,9 miliar

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 82,6 miliar

PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 48,2 miliar

PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp 34,7 miliar

PT Timah Tbk (TINS): Rp 33,9 miliar

PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 13,6 miliar

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI): Rp 12,5 miliar

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK): Rp 11,9 miliar

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Rp 7,9 miliar

Secara keseluruhan, akumulasi aktivitas investor asing di seluruh pasar pada Kamis (18/6/2026) menunjukkan transaksi jual bersih (net sell) dengan total nilai Rp 111,56 miliar. 

Jumlah net sell asing di pasar reguler sendiri berada di angka Rp 893,36 miliar, sementara di pasar tunai dan negosiasi justru menorehkan net buy dengan nilai Rp 781,8 miliar.

Sejalan dengan dinamika transaksi tersebut, IHSG terpantau finis di zona merah dengan penurunan 48,39 poin (0,78%) menuju level 6.172,3. 

Aktivitas perdagangan di bursa secara total menghasilkan nilai transaksi Rp 17,97 triliun dengan volume mencapai 25,7 billion (miliar) saham dan frekuensi sebanyak 1,88 juta kali. 

Pergerakan ini ditandai dengan 258 saham mengalami kenaikan, 419 saham terkoreksi, dan 137 saham bergerak stagnan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua