Ekspansi Strategis, PublikaLabs Rambah Industri Perfilman Lewat Kolaborasi dengan Langit 7 Studio
- Jumat, 20 Februari 2026
JAKARTA—PublikaLabs, agensi media digital terkemuka, secara resmi mengumumkan langkah diversifikasi bisnis ke sektor industri kreatif perfilman untuk memperkuat ekosistem konten digital Tanah Air.
CEO PublikaLabs, Reky Syukro Arfal, menyatakan bahwa langkah merambah dunia perfilman merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) perusahaan untuk menghadirkan solusi komunikasi yang lebih komprehensif bagi klien dan masyarakat luas. Kolaborasi tersebut juga memadukan kekuatan PublikaLabs dalam penguasaan distribusi media dan strategi SEO dengan keahlian produksi visual Langit 7 Studio.
“Upaya ini diharapkan mampu melahirkan konten atau karya audiovisual yang tidak hanya memiliki nilai artistik tinggi, tetapi juga daya jangkau publikasi yang luas. Selain itu, langkah tersebut mempertegas posisi PublikaLabs dalam memperkuat ekosistem konten digital,” katanya seusai peresmian kantor pusat PH Langit 7 Studio di kawasan Cibubur awal pekan ini.
Baca JugaIndonesia dan Freeport Sepakati Perpanjangan IUPK untuk Investasi
Menurut Reky, masuknya PublikaLabs ke dunia perfilman merupakan perwujudan dari visi kami untuk tidak sekadar mendistribusikan informasi, tetapi juga menciptakan narasi yang bermakna. “Kami melihat potensi besar dalam menggabungkan data-driven strategi digital kami dengan kekuatan storytelling visual guna menciptakan dampak sosial maupun komersial yang lebih masif," ujar Reky.
Sementara itu, Producer Langit 7 Studio, Ellen Daniswara, mengatakan PH memposisikan diri sebagai wadah kreatif yang mengedepankan kualitas dan integritas. Melalui fasilitas kantor baru, para kreator didorong untuk menghasilkan karya yang berangkat dari gagasan mendalam dan nilai-nilai yang bertanggung jawab.
"Langit 7 Studio hadir sebagai ruang dedikasi bagi pengembangan karya yang berangkat dari nilai dan cerita bermakna. Kolaborasi dengan PublikaLabs memberikan kepastian bahwa setiap karya yang kami produksi secara profesional dan bertanggung jawab ini akan mendapatkan pengelolaan distribusi yang terarah. Kami berkomitmen menjaga integritas dalam setiap proses kreatif, dari hulu hingga hilir,” tegas Ellen.
Melalui kemitraan strategis tersebut, kedua perusahaan berencana menggarap sejumlah proyek film serta konten komersial berkualitas tinggi antara lain Microdrama, Social Media Commercial, TV Commercial, Video Company Profile, Video Explainer, Motion Graphic serta video animasi yang diproyeksikan akan mulai diproduksi pada kuartal kedua tahun ini.
“Konten audiovisual itu dibuat bukan hanya sebagai penyampai informasi, tapi juga untuk menguatkan dan mengelola persepsi,” kata Ellen.
Dalam rangka peresmian kantor Langit 7 Studio, Tissa Biani, Pemain film Agak Laen 2 dan KKN di Desa Penari, mengatakan kolaborasi antara PublikaLabs dan Langit 7 Studio diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. “Saya mengucapkan selamat atas kantor barunya PH Langit 7 Studio semoga makin berkembang kedepannya dan sukses dalam semua project-nya,” katanya.
Hadir juga, aktris dan aktor pemain FTV dan microdrama Glenca Chysara (Ikatan Cinta), Rendi Jhon (Ikatan Cinta), Qausar Harta Yudana (Perahu Kertas), Masayu Clara (Superman Reborn), Kriss Anjar (Senandung Cinta Lilis), Shandy William (Tak Kenal Maka Taaruf), Alpian Phank (Elegi Melodi), Melsy Delsini (Rindu Tak Berujung), Anindya Caroline (Jejak Rahasia), Ridho Illahi (Pintu Merah), serta Agung Saga (Milly & Mamet).
Redaksi
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia Diprediksi Tembus 5,7 Persen Tahun Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Penjualan ULTJ Meningkat Signifikan dengan Optimalisasi Momentum Ramadhan
- Jumat, 20 Februari 2026
Epicor Hadirkan Teknologi Canggih dan Talenta Unggul untuk Industri Manufaktur
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
Broker Properti Tingkatkan Layanan dan Kompetensi Profesional Demi Kepuasan Klien
- Jumat, 20 Februari 2026
Surplus Neraca Pembayaran RI Jadi Indikator Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi
- Jumat, 20 Februari 2026
Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia Diprediksi Tembus 5,7 Persen Tahun Ini
- Jumat, 20 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
10 Rekomendasi Parfum Morris Pria Terbaik, Wanginya Premium!
- 20 Februari 2026
3.
Menhub Prediksi Hampir 144 Juta Pemudik Lebaran 2026
- 20 Februari 2026
4.
5.
Indonesia dan Freeport Sepakati Perpanjangan IUPK untuk Investasi
- 20 Februari 2026










