Selasa, 10 Maret 2026

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Hari Ini 9 Maret 2026

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Hari Ini 9 Maret 2026
Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Hari Ini 9 Maret 2026

JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pasar pada awal pekan. Mata uang Garuda tercatat mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat hingga menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS. 

Kondisi ini juga tercermin dari pergerakan kurs di sejumlah bank besar nasional yang menunjukkan kisaran nilai tukar mendekati level tersebut.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah ke posisi Rp17.000 pada hari ini, Senin. Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka melemah 76 poin atau 0,45% ke Rp17.001 per dolar AS. Adapun, indeks dolar AS menguat 0,70% menuju level 99,67.

Baca Juga

Akulaku Tetap Optimis Capai Target Pembiayaan Baru di Tahun 2026

Pelemahan rupiah terjadi di tengah penguatan dolar AS yang memengaruhi berbagai mata uang global. Kondisi tersebut juga berdampak pada mayoritas mata uang di kawasan Asia yang turut mengalami tekanan terhadap dolar AS.

Sementara itu, mayoritas mata uang di Asia melemah. Yen Jepang terdepresiasi 0,58% bersama won Korea sebesar 0,85%. Selanjutnya, rupee India dan ringgit Malaysia masing-masing melemah 0,16% dan 0,49% terhadap dolar AS.

Tekanan Rupiah Melampaui Rekor Sebelumnya

Pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.000 per dolar AS menjadi salah satu pergerakan signifikan dalam sejarah nilai tukar mata uang Indonesia. Nilai tersebut bahkan melampaui level yang pernah terjadi pada beberapa periode krisis sebelumnya.

Adapun, nilai rupiah tersebut bahkan melewati rekor saat pandemi Covid-19 per Maret 2020 di level Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS dan Krisis Moneter pada Juni 1998 yang menyentuh Rp16.800 per dolar AS dalam perdagangan intraday.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa dinamika pasar keuangan global masih memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar sering kali dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan internal yang memengaruhi sentimen investor.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memproyeksikan mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif tapi cenderung ditutup melemah di rentang Rp16.920 hingga Rp17.010 per dolar AS.

Adapun untuk sepanjang pekan ini, rupiah diprediksi bergerak dalam kisaran Rp16.850–Rp17.010 per dolar AS.

Faktor Internal Turut Mempengaruhi Pergerakan Rupiah

Selain faktor global, kondisi domestik juga dinilai turut memberikan pengaruh terhadap pelemahan rupiah. Sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi nasional dapat memengaruhi arah pergerakan mata uang.

Dia sebelumnya menyampaikan bahwa salah satu faktor pelemahan rupiah dipengaruhi oleh faktor internal, menyusul langkah Fitch Ratings yang menurunkan prospek Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Perubahan prospek tersebut dapat memengaruhi persepsi investor terhadap kondisi ekonomi suatu negara. Ketika sentimen pasar cenderung berhati-hati, aliran modal dapat bergerak ke aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.

Dinamika ini kemudian berdampak pada permintaan terhadap dolar AS yang meningkat, sehingga menekan nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pergerakan rupiah di pasar valuta asing.

Perbandingan Kurs Dolar AS Di Bank Nasional

Selain pergerakan di pasar global, nilai tukar rupiah juga dapat dilihat dari kurs yang diterapkan oleh perbankan nasional. Setiap bank memiliki ketentuan kurs beli dan jual yang dapat berbeda tergantung pada jenis transaksi yang digunakan.

  1. Kurs jual beli dolar AS di BCA hari ini
    PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.52 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.964 dan harga jual sebesar Rp16.984 berdasarkan e-rate.

Berdasarkan TT Counter, harga beli dan jual dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.850 dan Rp17.150.

Berdasarkan Bank Notes, BCA juga menerapkan harga beli sebesar Rp16.850 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp17.150 per dolar AS.

2. Kurs jual beli dolar AS di BRI hari ini
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS per pukul 09.52 WIB masing-masing sebesar Rp16.963 dan Rp16.990 untuk e-rate.

Sementara itu, kurs beli dan jual dolar AS pada TT Counter masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.899 dan Rp17.099 sampai dengan waktu yang sama.

3. Kurs jual beli dolar AS di Bank Mandiri hari ini
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS pukul 09.18 WIB untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.990 dan Rp17.020.

Berdasarkan TT Counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli per dolar AS sebesar Rp16.760 dan harga jual senilai Rp17.060. Angka tersebut merujuk pada pembaruan pukul 09.39 WIB.

Selain itu, berdasarkan Bank Notes dengan pembaruan terakhir pukul 09.28 WIB, harga beli dan jual per dolar AS ditetapkan masing-masing sebesar Rp16.700 dan Rp17.000.

4. Kurs jual beli dolar AS di BNI hari ini
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 09.50 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.964 dan harga jual sebesar Rp16.984 berdasarkan special rates.

Sementara itu, berdasarkan TT Counter pada jam yang sama, nilai dolar AS untuk beli berada pada level Rp16.830 dan jual sebesar Rp17.130. Angka serupa berlaku berdasarkan Bank Notes per pukul 09.50 WIB.

Perbedaan kurs di masing-masing bank dipengaruhi oleh jenis transaksi yang digunakan, seperti e-rate, TT Counter, maupun Bank Notes. Nasabah yang ingin melakukan transaksi valuta asing biasanya dapat memilih jenis kurs yang sesuai dengan kebutuhan transaksi mereka.

Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu indikator penting yang mencerminkan kondisi pasar keuangan. Oleh karena itu, pelaku pasar dan masyarakat sering memantau pergerakan kurs secara berkala untuk mengetahui perkembangan terbaru di pasar valuta asing.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pendapatan PGEO Tembus Rp7,32 Triliun, Kamojang Jadi Kontributor Utama

Pendapatan PGEO Tembus Rp7,32 Triliun, Kamojang Jadi Kontributor Utama

RISE Percepat Ekspansi Properti Lewat Proyek Baru dan Hotel Surabaya

RISE Percepat Ekspansi Properti Lewat Proyek Baru dan Hotel Surabaya

Solusi Bangun Kembangkan Dermaga dan Produksi Pabrik Tuban Rp1,4 Triliun

Solusi Bangun Kembangkan Dermaga dan Produksi Pabrik Tuban Rp1,4 Triliun

BPS: Tekankan Stabilitas Harga Pangan Kunci Pengendalian Inflasi Nasional

BPS: Tekankan Stabilitas Harga Pangan Kunci Pengendalian Inflasi Nasional

Kemenperin dan HIMKI Dorong Indonesia Jadi Hub Furnitur Global

Kemenperin dan HIMKI Dorong Indonesia Jadi Hub Furnitur Global