Bank Jakarta Dukung Transaksi Digital Pada Bazar Jakarta Prime Ramadan
- Jumat, 13 Maret 2026
JAKARTA - Transformasi digital dalam sistem pembayaran terus menjadi fokus berbagai lembaga keuangan di Indonesia.
Perkembangan teknologi mendorong masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan metode transaksi non tunai dalam berbagai aktivitas ekonomi, termasuk dalam kegiatan bazar dan perdagangan yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Upaya memperluas penggunaan pembayaran digital tidak hanya berkaitan dengan kemudahan transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
Baca JugaHarga Emas Hartadinata Turun Hari Ini Jadi Rp2,8 Juta Per Gram
Dengan semakin banyaknya kegiatan ekonomi yang memanfaatkan sistem pembayaran digital, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan keuangan formal secara lebih mudah dan aman.
Dukungan terhadap digitalisasi transaksi juga mulai dihadirkan dalam berbagai kegiatan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui bazar yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Kegiatan seperti ini dinilai efektif untuk memperkenalkan metode pembayaran digital secara langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi pelaku UMKM.
Komitmen tersebut juga ditunjukkan oleh Bank Jakarta yang memberikan dukungan sistem pembayaran pada kegiatan Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perumda Pasar Jaya pada 9–10 Maret 2026 di Balai Kota DKI Jakarta dan menghadirkan berbagai tenant kuliner, fashion, serta aktivitas sosial yang menyasar generasi muda dan masyarakat umum.
Dukungan Sistem Pembayaran Digital
Partisipasi Bank Jakarta dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong percepatan penggunaan transaksi non tunai di berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui penyediaan fasilitas pembayaran digital, pengunjung bazar dapat melakukan transaksi dengan lebih praktis tanpa menggunakan uang tunai.
Kehadiran sistem pembayaran digital juga memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM yang ikut serta dalam kegiatan bazar. Dengan menggunakan sistem transaksi digital, pelaku usaha dapat mengelola pencatatan transaksi secara lebih rapi dan transparan.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menjelaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas penggunaan layanan pembayaran digital di masyarakat.
“Bank Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong ekosistem transaksi non tunai yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Jakarta. Melalui dukungan sistem pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi masyarakat sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM,” ujar Agus.
Menurutnya, kehadiran sistem pembayaran digital dapat memberikan pengalaman transaksi yang lebih efisien bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi berbasis digital.
Manfaat Digitalisasi Bagi Pelaku UMKM
Digitalisasi transaksi tidak hanya berdampak pada kemudahan pembayaran bagi konsumen, tetapi juga membawa berbagai keuntungan bagi pelaku usaha kecil. Sistem pembayaran digital memungkinkan pelaku UMKM mengelola transaksi dengan lebih sistematis.
Agus menambahkan bahwa digitalisasi pembayaran dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas peluang pasar. Selain itu, penggunaan transaksi digital juga memberikan transparansi yang lebih baik dalam pencatatan keuangan usaha.
Dengan sistem pembayaran yang terintegrasi secara digital, pelaku usaha dapat memantau arus transaksi secara lebih akurat dan mudah. Hal ini juga berpotensi meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap usaha yang dijalankan.
Dukungan terhadap digitalisasi transaksi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing UMKM dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Bazar Ramadan Sebagai Ruang Interaksi Ekonomi
Penyelenggaraan Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 tidak hanya bertujuan untuk menghadirkan kegiatan ekonomi semata, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Acara ini menghadirkan berbagai tenant kuliner dan fashion yang berasal dari mitra Pasar Jaya. Selain itu, kegiatan bazar juga dilengkapi dengan program tebus sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Berbagai kegiatan hiburan juga turut dihadirkan untuk menambah semarak acara selama bulan suci Ramadan.
Konsep kegiatan bazar ini menekankan kolaborasi antara pelaku usaha UMKM, hiburan, serta kegiatan sosial. Salah satu kegiatan sosial yang dilaksanakan adalah santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari rangkaian acara Ramadan.
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap dapat memperkuat peran pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang adaptif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Upaya Meningkatkan Literasi Keuangan
Selain menyediakan fasilitas pembayaran digital, Bank Jakarta juga memanfaatkan momentum kegiatan bazar ini untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menjelaskan bahwa kehadiran Bank Jakarta dalam kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sistem pembayaran.
“Kehadiran Bank Jakarta pada kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sistem pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan layanan keuangan formal dan transaksi digital secara bijak. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional,” jelas Arie.
Menurut Arie, kegiatan bazar yang melibatkan pelaku UMKM, komunitas, serta masyarakat luas merupakan momentum yang tepat untuk memperkenalkan berbagai layanan perbankan digital. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenal berbagai layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya.
Lebih lanjut, dukungan Bank Jakarta pada Bazar Jakarta Prime Ramadan juga menjadi bentuk sinergi antara sektor perbankan dan pengelola pasar dalam memperkuat transformasi ekonomi berbasis digital.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan digital yang semakin inklusif sekaligus memperkuat daya saing pelaku UMKM di era ekonomi digital.
Selain itu, kehadiran sistem pembayaran digital dalam kegiatan bazar juga memberikan pengalaman transaksi yang lebih nyaman bagi masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya mendukung aktivitas ekonomi dan sosial yang semakin modern dan efisien.
Celo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.








