Sabtu, 28 Maret 2026

PLN Sediakan Listrik Demi Pemerataan Desa Tertinggal Nias Utara

PLN Sediakan Listrik Demi Pemerataan Desa Tertinggal Nias Utara
PLN Sediakan Listrik Demi Pemerataan Desa Tertinggal Nias Utara

JAKARTA - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menghadirkan listrik di Desa Ombolata, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses energi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sekaligus membuka peluang pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir menegaskan bahwa kehadiran listrik di desa-desa seperti Ombolata bukan sekadar menyalakan lampu, tetapi menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi. 

Baca Juga

Kemenhub Siapkan Strategi Lancar Arus Balik Ketapang-Gilimanuk

Menurutnya, program ini membuka pintu bagi pendidikan yang lebih baik, peluang usaha, dan kesejahteraan masyarakat.

“Listrik merupakan fondasi utama dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah tersebut,” ujar Mundhakir.

Ia menambahkan bahwa program “Listrik Desa” meliputi pembangunan jaringan tegangan menengah (JTM), jaringan tegangan rendah (JTR), serta gardu distribusi sebagai penopang utama suplai listrik bagi masyarakat.

Infrastruktur Kelistrikan untuk Mendorong Pembangunan Daerah

Program Listrik Desa yang dijalankan PLN merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mempercepat pemerataan pembangunan nasional. 

Mundhakir menjelaskan, pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan seperti Nias Utara menghadirkan tantangan tersendiri. Kondisi geografis yang sulit dan keterbatasan akses logistik memerlukan perencanaan matang dan kerja sama berbagai pihak.

“Kehadiran listrik di Desa Ombolata tidak hanya sekadar penyalaan jaringan, tapi membuka akses yang lebih luas terhadap peningkatan kualitas pendidikan, pertumbuhan ekonomi, hingga kesejahteraan masyarakat,” ujar Mundhakir. 

Dengan infrastruktur ini, desa-desa yang sebelumnya sulit terjangkau kini memiliki peluang untuk berkembang secara berkelanjutan.

PLN menargetkan pembangunan listrik desa tidak berhenti di Ombolata saja. Tahun ini, sebanyak 21 desa lain di Nias Utara direncanakan akan menikmati listrik, memperluas pemerataan akses energi hingga pelosok wilayah kepulauan.

Kolaborasi Antarinstansi Mempermudah Implementasi

Keberhasilan program listrik desa di Nias Utara tidak lepas dari kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat. Mundhakir menekankan bahwa kerja sama ini menjadi kunci dalam menghadapi tantangan geografis dan logistik yang kompleks.

“Melalui kolaborasi antarPLN, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui,” ungkapnya. Sinergi ini memungkinkan proyek listrik desa berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dan pihak terkait dalam menghadirkan listrik di desa-desa. Ia menekankan bahwa akses listrik menjadi salah satu pendorong utama kemajuan daerah, sekaligus simbol pemerataan pembangunan dan harapan masa depan bagi generasi muda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN dan seluruh Forkopimda yang telah hadir dan berkontribusi dalam peresmian listrik ini. Ini merupakan langkah besar bagi kemajuan Nias Utara,” ujar Amizaro.

Pemanfaatan Listrik untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Bupati Amizaro juga mengajak masyarakat memanfaatkan listrik secara produktif dan bijak. Kehadiran listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial yang lebih luas. 

Dengan fasilitas ini, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan, usaha, dan kegiatan produktif lainnya.

“Mari kita manfaatkan listrik untuk terus berdoa, berusaha, dan berkarya demi kemajuan daerah. Dengan hadirnya listrik, kita harus mampu menciptakan masa depan yang lebih baik,” kata Amizaro. 

PLN berharap, dengan semakin banyak desa yang teraliri listrik, kesenjangan energi antara wilayah perkotaan dan pedesaan dapat ditekan, sehingga seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang.

Program Listrik Desa di Nias Utara menjadi contoh bagaimana pemerintah dan BUMN dapat bekerja sama mewujudkan pemerataan energi di daerah 3T. Selain membuka peluang pendidikan dan ekonomi, kehadiran listrik juga menjadi katalisator untuk pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan dengan akses energi yang memadai.

Celo

Celo

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pendapatan GOLF Tumbuh 2025 Berkat New Kuta Golf Bali

Pendapatan GOLF Tumbuh 2025 Berkat New Kuta Golf Bali

Saham Net Buy Asing Paling Dicari Sepanjang Pekan Ini, Cek Daftarnya!

Saham Net Buy Asing Paling Dicari Sepanjang Pekan Ini, Cek Daftarnya!

Harga Emas Batangan Antam Naik Signifikan Hari Ini Per Gram

Harga Emas Batangan Antam Naik Signifikan Hari Ini Per Gram

Kemenhub Siapkan Strategi Lancar Arus Balik Ketapang-Gilimanuk

Kemenhub Siapkan Strategi Lancar Arus Balik Ketapang-Gilimanuk

PLN dan BPH Migas Pastikan Layanan Jargas di Tarakan Tetap Andal

PLN dan BPH Migas Pastikan Layanan Jargas di Tarakan Tetap Andal