Breaking

Market Cap BEI Merosot, IHSG Sentuh Level Terendah Lima Tahun Terakhir

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Sabtu, 06 Juni 2026
Market Cap BEI Merosot, IHSG Sentuh Level Terendah Lima Tahun Terakhir
ILUSTRASI, Market cap (Foto: NET)

JAKARTA – Kapitalisasi pasar atau market cap pasar modal Indonesia resmi tergelincir dari level Rp10.000 triliun pada perdagangan Jumat (5/6/2026). Padahal, market cap IHSG sempat mencatatkan rekor penembusan level Rp10.000 triliun pada 25 Juli 2023 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Merujuk pada data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi pasar IHSG berada di level Rp9.807 triliun, atau setara dengan US$544 miliar per Jumat (5/6/2026). Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menempati urutan sebagai emiten dengan nilai market cap tertinggi sekarang, yaitu Rp619 triliun.

Posisi tersebut diikuti oleh PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) milik Prajogo Pangestu dengan kapitalisasi pasar Rp 480 triliun. Selanjutnya, ada saham milik Anthoni Salim dan Otto Toto Sugiri, yakni PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) dengan nilai Rp 430 triliun.

Jumlah ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan hari sebelumnya. Pada Kamis (4/5/2026), kapitalisasi pasar BEI masih bertahan di angka Rp10.263 triliun, atau ekuivalen dengan US$569 miliar. 

Sebagai catatan, data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI) memperlihatkan kapitalisasi pasar IHSG pada awal tahun (2 Januari 2026) mencapai Rp16.014 triliun, atau setara dengan US$957 miliar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada hari yang sama, IHSG ditutup merosot 4,20% ke level 5.594,76. Posisi ini menjadi titik paling rendah bagi IHSG dalam jangka waktu lima tahun terakhir. Secara year to date, IHSG tercatat telah mengalami koreksi sebesar 35,3%, mengingat pada awal Januari lalu indeks sempat bertengger di level 8.748,13.

Pada periode awal tahun tersebut, saham BREN menguasai posisi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar hingga menyentuh Rp1.294 triliun, sedangkan kapitalisasi pasar BBCA sebesar Rp979 triliun.

Di samping itu, saham Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), sempat menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga senilai Rp759 triliun. Namun, saat ini saham DSSA sudah keluar dari jajaran 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua