Rabu, 01 April 2026

Update Harga Cabai Rawit di Gresik Belum Normal Pasca Lebaran

Update Harga Cabai Rawit di Gresik Belum Normal Pasca Lebaran
Update Harga Cabai Rawit di Gresik Belum Normal Pasca Lebaran

JAKARTA - Situasi harga bahan pokok di pasar tradisional menjadi perhatian setelah momen Lebaran berakhir. 

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan stabilitas harga. Langkah ini penting guna menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Badan Pangan Nasional, dan pemerintah daerah melakukan inspeksi mendadak di pasar. Kegiatan tersebut dilakukan di Gresik untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar harga bahan pokok masih relatif stabil.

Baca Juga

Panglima TNI Berangkatkan Ratusan Prajurit ASN Umrah Bertahap

Meski demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Cabai rawit menjadi salah satu yang masih bertahan di harga tinggi. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam evaluasi pasca Lebaran.

Penyebab Harga Cabai Rawit Masih Tinggi

Harga cabai rawit yang tinggi dipengaruhi oleh kondisi produksi petani. Saat ini, sebagian besar petani belum memasuki masa panen sehingga pasokan terbatas. Di sisi lain, permintaan masyarakat tetap tinggi setelah Lebaran.

"Cukup stabil, meskipun ada sedikit kenaikan untuk harga cabai rawit yang masih belum bisa dikendalikan karena belum memasuki masa panen," kata Sri Utami. Pernyataan tersebut menggambarkan situasi pasar yang masih dipengaruhi faktor musiman. Hal ini menjadi alasan utama harga belum sepenuhnya stabil.

Keterbatasan pasokan membuat harga sulit ditekan dalam waktu singkat. Namun, kondisi ini diperkirakan akan membaik seiring masuknya masa panen. Pemerintah terus memantau perkembangan agar harga kembali normal.

Perkembangan Harga dan Tren Penurunan

Meskipun masih tinggi, harga cabai rawit mulai menunjukkan tren penurunan. Dibandingkan saat puncak Lebaran, harga saat ini sudah berangsur turun. Hal ini memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen.

"Sudah turun perlahan di kisaran Rp 70 ribu per kilogram, dibandingkan saat Lebaran yang sempat mencapai Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu," ujarnya. Penurunan ini menjadi indikasi bahwa pasokan mulai membaik. Namun, harga tersebut masih tergolong tinggi bagi sebagian masyarakat.

Selain cabai, harga komoditas lain mulai menunjukkan kestabilan. Daging dan ayam yang sempat naik kini kembali ke kisaran normal. Kondisi ini membantu menjaga keseimbangan harga bahan pokok secara keseluruhan.

Pengawasan dan Ketersediaan Stok di Pasar

Pihak kepolisian memastikan pengawasan harga bahan pokok terus dilakukan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah adanya praktik yang merugikan masyarakat. Pengawasan juga dilakukan secara rutin di berbagai pasar.

"Kami akan terus melakukan pengawasan di pasar-pasar wilayah Gresik dengan memantau harga bapokting. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami tindak," tegas Iptu Luthfi Hadi Nugroho. Pernyataan ini menunjukkan komitmen aparat dalam menjaga stabilitas pasar. Pengawasan diharapkan mampu menciptakan kondisi perdagangan yang adil.

Di sisi lain, ketersediaan stok bahan pokok dinilai masih aman. Pedagang memastikan pasokan tetap tersedia meskipun permintaan meningkat. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga.

Harapan Pedagang dan Penyesuaian Harga Minyakita

Ketua paguyuban pasar menyampaikan bahwa kebutuhan minyak goreng masih cukup tinggi. Pedagang berharap adanya tambahan pasokan untuk memenuhi permintaan harian. Hal ini penting agar distribusi tetap lancar dan merata.

"Rata-rata per toko butuh 5 sampai 10 dus per hari. Sementara kuota dari Bulog untuk setiap pasar sekitar 200-250 dus, sehingga tiap toko hanya mendapat sekitar 2 dus," ungkapnya. Kondisi ini menunjukkan adanya keterbatasan distribusi yang perlu diperhatikan. Penambahan kuota diharapkan dapat mengatasi kendala tersebut.

"Untuk harga Minyakita kami sepakati Rp 16.000 per liter karena pedagang sering kesulitan menyediakan kembalian Rp 300," tandasnya. Penyesuaian harga dilakukan sebagai solusi praktis di lapangan. Langkah ini diambil agar transaksi tetap berjalan lancar tanpa hambatan teknis.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

11 Pilihan Tempat Sarapan Enak Bantul Yogyakarta Terbaru 2026

11 Pilihan Tempat Sarapan Enak Bantul Yogyakarta Terbaru 2026

10 Rekomendasi Lesehan Murah Jogja Enak Nyaman Harga Terjangkau

10 Rekomendasi Lesehan Murah Jogja Enak Nyaman Harga Terjangkau

Resep Bakwan Daun Singkong Gurih Renyah Praktis Untuk Camilan

Resep Bakwan Daun Singkong Gurih Renyah Praktis Untuk Camilan

Kenalan Dengan Blurring Makeup, Tren Favorit Cantik Ala Gen Z

Kenalan Dengan Blurring Makeup, Tren Favorit Cantik Ala Gen Z

5 Makanan Pemicu Jerawat dan Komedo yang Wajib Dibatasi

5 Makanan Pemicu Jerawat dan Komedo yang Wajib Dibatasi