Cara Membuat Campuran Tepung Mendoan Banyumas Gurih Lembut Otentik
- Sabtu, 04 April 2026
JAKARTA - Tempe mendoan dikenal sebagai salah satu gorengan paling ikonik dari Jawa Tengah yang memiliki penggemar luas di berbagai daerah.
Hidangan sederhana berbahan dasar tempe ini tidak hanya populer sebagai camilan, tetapi juga sering disajikan sebagai lauk pendamping makanan utama. Banyak orang ingin mengetahui cara membuat campuran tepung mendoan ala Banyumas agar bisa menikmati cita rasa autentiknya tanpa harus datang langsung ke daerah asalnya.
Menurut referensi kuliner internasional TasteAtlas, tempe mendoan dikenal sebagai hidangan street food yang digoreng setengah matang sehingga menghasilkan tekstur yang khas.
Baca JugaInfo Wisata Pantai Pink Lombok Spot Foto Mirip Cover Album SZA Viral
Teknik memasak tersebut menjadikan bagian luar sedikit renyah, sementara bagian dalam tetap lembut dan juicy. Perpaduan tekstur inilah yang membuat mendoan berbeda dari gorengan tempe biasa.
Hidangan ini berasal dari wilayah Purwokerto di daerah Banyumas. Tempe yang digunakan biasanya diiris tipis lalu dicelupkan ke dalam adonan tepung berbumbu sebelum digoreng sebentar. Hasilnya adalah gorengan tempe dengan rasa gurih, aroma wangi, dan tekstur lembut yang menjadi ciri khas mendoan asli Banyumas.
Selain sekadar makanan ringan, mendoan juga memiliki nilai budaya yang kuat di masyarakat Banyumas. Hidangan ini sering disajikan dalam suasana santai bersama keluarga atau teman, biasanya ditemani sambal kecap dan cabai rawit. Kehadirannya tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi kuliner yang terus dilestarikan.
Komposisi Campuran Tepung Mendoan Banyumas yang Autentik
Kunci utama kelezatan tempe mendoan terletak pada campuran adonan tepungnya. Banyak orang mengira adonan tersebut hanya menggunakan tepung terigu dan air, padahal sebenarnya terdapat beberapa bahan tambahan yang membuat rasanya lebih gurih dan teksturnya lembut.
Berdasarkan buku 200 Resep Pilihan Masakan & Jajanan Khas Daerah karya Intarina Hardiman dan sejumlah referensi resep tradisional, berikut bahan utama campuran tepung mendoan khas Banyumas.
1. Tepung Terigu sebagai Dasar Adonan
Tepung terigu menjadi bahan utama dalam pembuatan adonan mendoan. Biasanya digunakan sekitar 150 gram tepung terigu untuk menghasilkan lapisan yang ringan dan tidak terlalu tebal. Tepung ini berfungsi memberikan struktur pada lapisan luar tempe saat digoreng.
2. Santan Encer untuk Rasa Gurih
Berbeda dengan gorengan biasa yang menggunakan air, mendoan khas Banyumas menggunakan santan encer sekitar 250 ml. Santan memberikan rasa gurih alami sekaligus membantu menghasilkan tekstur adonan yang lebih lembut.
3. Bumbu Halus yang Kaya Rasa
Bumbu halus menjadi elemen penting yang memberikan karakter rasa khas pada mendoan. Beberapa bumbu yang biasanya digunakan meliputi: bawang merah, bawang putih, kunyit, garam, dan merica. Kunyit memberikan warna kuning alami sekaligus aroma yang khas, sementara bawang menambah rasa gurih pada adonan.
4. Telur untuk Tekstur Lebih Lembut
Satu butir telur biasanya ditambahkan ke dalam adonan. Fungsinya sebagai pengikat sekaligus membantu menciptakan tekstur yang lebih lembut pada lapisan tepung.
5. Daun Bawang dan Kucai
Irisan daun bawang dan kucai menjadi ciri khas penting dalam adonan mendoan. Selain memberikan aroma segar, bahan ini juga menambah tekstur menarik pada adonan ketika digoreng.
6. Rempah Tambahan Opsional
Mengacu pada referensi dari TasteAtlas, beberapa variasi resep mendoan juga menambahkan ketumbar bubuk untuk memperkaya rasa. Rempah ini memberikan sentuhan rasa hangat yang khas.
Cara Buat Campuran Tepung Mendoan Ala Banyumas
Proses pembuatan adonan tepung mendoan sebenarnya cukup sederhana. Namun, perbandingan bahan harus tepat agar menghasilkan tekstur yang tidak terlalu tebal dan tetap lembut.
Berikut langkah membuat campuran tepung mendoan.
1. Campurkan Tepung dan Santan
Masukkan tepung terigu ke dalam wadah, lalu tuangkan santan encer sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tidak menggumpal.
2. Tambahkan Telur
Masukkan satu butir telur ke dalam adonan, kemudian aduk hingga semua bahan tercampur rata.
3. Masukkan Bumbu Halus
Tambahkan bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kunyit, garam, dan merica ke dalam adonan. Aduk hingga bumbu tercampur merata.
4. Tambahkan Daun Bawang dan Kucai
Masukkan irisan daun bawang dan kucai ke dalam adonan untuk memberikan aroma harum dan tekstur tambahan.
5. Periksa Konsistensi Adonan
Pastikan adonan cukup cair agar menghasilkan lapisan tipis pada tempe. Adonan yang terlalu kental akan membuat mendoan menjadi tebal seperti bakwan.
Alasan Mendoan Banyumas Banyak Disukai
Tempe mendoan memiliki daya tarik tersendiri yang membuatnya digemari banyak orang, baik di daerah asalnya maupun di berbagai kota lain.
Tekstur menjadi salah satu faktor utama yang membuat makanan ini berbeda. Istilah “mendoan” berasal dari bahasa Banyumasan yang berarti lembek atau setengah matang. Teknik menggoreng sebentar membuat bagian dalam tetap lembut, sementara bagian luar sedikit renyah.
Selain itu, rasa gurih yang khas juga menjadi daya tarik utama. Perpaduan santan, bawang, dan rempah menciptakan rasa yang kaya namun tetap ringan di lidah.
Aroma harum dari daun bawang dan bumbu yang digoreng dalam minyak panas juga menambah kenikmatan mendoan. Wangi tersebut bahkan sering kali sudah tercium dari kejauhan saat mendoan baru saja diangkat dari penggorengan.
Mendoan juga cocok disajikan dengan berbagai jenis cocolan. Sambal kecap, cabai rawit, atau saus pedas sering menjadi pendamping yang membuat rasanya semakin nikmat.
Tips Membuat Mendoan Agar Hasilnya Lebih Sempurna
Agar hasil mendoan mendekati versi asli Banyumas, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat membuatnya.
Gunakan santan segar agar rasa gurih lebih terasa alami. Santan kemasan memang bisa digunakan, tetapi santan segar biasanya memberikan aroma yang lebih kuat.
Pastikan adonan tidak terlalu kental. Konsistensi yang lebih cair akan membuat lapisan tepung lebih tipis dan lembut.
Gunakan minyak yang sudah panas sebelum menggoreng tempe. Namun, proses penggorengan tidak perlu terlalu lama agar tekstur mendoan tetap lembut di bagian dalam.
Selain itu, gunakan tempe yang diiris tipis khusus untuk mendoan. Irisan tempe yang terlalu tebal akan membuat hasil gorengan tidak memiliki tekstur khas seperti mendoan Banyumas.
Mendoan sebaiknya disajikan segera setelah diangkat dari penggorengan. Dalam kondisi hangat, rasa gurih dan aromanya akan terasa lebih maksimal, terutama ketika dinikmati bersama sambal kecap dan cabai rawit.
Celo
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Wastra Indonesia Tampil Perdana Di Pameran Tekstil Korea Selatan Busan
- Sabtu, 04 April 2026








