Operasional Merdeka Gold Resources Hasilkan 18.118 Ons Emas
- Sabtu, 02 Mei 2026
JAKARTA – Produksi emas Merdeka Gold Resources MDKA tercatat sebesar 18.118 ons pada kuartal I-2026 yang berasal dari operasional Tambang Emas Tujuh Bukit. Pencapaian ini menjadi pembuka yang signifikan bagi kinerja operasional perusahaan di awal tahun anggaran 2026.
PT Merdeka Copper Gold Tbk terus memacu produktivitas melalui anak usahanya dalam mengelola sumber daya mineral secara optimal. Hasil produksi ini didukung oleh pengolahan bijih yang konsisten di area tambang yang terletak di Banyuwangi tersebut.
Angka produksi sebesar 18.118 ons tersebut mencerminkan stabilitas operasional meskipun terdapat tantangan cuaca di awal tahun. Manajemen tetap optimistis bahwa target tahunan akan tercapai sesuai dengan proyeksi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Baca JugaMelonjak Tajam, Laba Bersih Medco Energi Capai US$ 67,38 Juta
Selain volume produksi, perusahaan juga melaporkan rincian biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan logam mulia tersebut. Biaya tunai tercatat berada pada level yang kompetitif untuk menjaga margin keuntungan perusahaan tetap sehat.
“Produksi emas dari Tambang Emas Tujuh Bukit di kuartal I-2026 mencapai 18.118 ons dengan biaya tunai sebesar US$ 1.025 per ons emas dan All-in Sustaining Cost (AISC) sebesar US$ 1.396 per ons emas,” sebagaimana dilansir dari berita sumber. Data finansial ini menunjukkan efisiensi yang terus diupayakan oleh tim operasional di lapangan secara berkelanjutan.
Tingkat pemulihan emas selama periode ini juga dilaporkan berada pada angka yang memuaskan bagi para pemegang saham. Hal ini memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu produsen emas utama yang melantai di bursa domestik.
Sepanjang tiga bulan pertama, aktivitas penambangan difokuskan pada area dengan kadar bijih yang telah direncanakan dalam rencana tambang. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga arus produksi tetap stabil dari bulan ke bulan.
Penjualan emas selama kuartal pertama juga memberikan kontribusi positif terhadap arus kas grup secara keseluruhan. Harga realisasi rata-rata yang diperoleh mengikuti pergerakan harga emas global yang cenderung fluktuatif namun tetap tinggi.
“Selama kuartal I-2026, MDKA menjual sebanyak 18.118 ons emas dengan harga jual rata-rata sebesar US$ 2.065 per ons,” sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pendapatan dari sektor emas ini menjadi salah satu pilar utama bagi total pendapatan konsolidasi perseroan.
Pihak manajemen menyatakan bahwa pemeliharaan fasilitas pengolahan dilakukan secara rutin tanpa mengganggu jalannya kegiatan produksi utama. Langkah preventif ini diambil guna memastikan keamanan kerja dan keberlangsungan operasional dalam jangka panjang.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan eksplorasi di sekitar wilayah tambang guna menambah umur cadangan. Potensi penemuan cadangan baru diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan bisnis PT Merdeka Copper Gold Tbk.
Investasi pada teknologi penambangan terbaru juga mulai menunjukkan hasil yang positif pada efisiensi biaya operasional harian. Hal ini sangat krusial dalam menghadapi dinamika biaya energi dan logistik global yang tidak menentu.
Secara keseluruhan, kinerja kuartal pertama ini memberikan landasan yang kokoh bagi pencapaian target di kuartal-kuartal berikutnya. Seluruh tim di Tambang Tujuh Bukit tetap fokus pada standar keselamatan kerja yang paling tinggi.
Dengan realisasi produksi emas Merdeka Gold Resources sebesar 18.118 ons, kepercayaan pasar terhadap emiten berkode MDKA ini diharapkan semakin kuat. Transparansi laporan operasional menjadi kunci utama dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
Perusahaan akan terus memantau perkembangan pasar komoditas global untuk menyesuaikan strategi penjualan dan lindung nilai. Langkah ini penting untuk memitigasi risiko penurunan harga emas yang sewaktu-waktu dapat terjadi di pasar internasional.
Gemilang Ramadhan
Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kolaborasi Nasional, Gerakan Indonesia ASRI Libatkan Semua Elemen Bangsa
- Kamis, 16 April 2026
Peran Krusial Tendik Dorong Kualitas Kampus Adaptif Berkelanjutan Nasional
- Jumat, 10 April 2026












