Kamis, 14 Mei 2026

Harga Keekonomian Pertamax Diperkirakan Tembus Rp 17.000 per Liter

Harga Keekonomian Pertamax Diperkirakan Tembus Rp 17.000 per Liter
Ilustrasi SPBU Pertamina, (Sumber Gambar: net).

JAKARTA – Harga asli atau nilai keekonomian dari bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dikabarkan jauh melampaui harga jual yang berlaku di masyarakat saat ini. Anda dapat memeriksa rincian harga BBM yang diimplementasikan di SPBU Pertamina pada Mei 2026.

PT Pertamina Patra Niaga membenarkan adanya gap harga yang kian melebar antara harga eceran dengan nilai keekonomian BBM Pertamax. Dengan kondisi kurs rupiah yang melemah serta situasi geopolitik yang memanas, harga asli Pertamax diprediksi mampu menembus angka Rp 17.000 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa estimasi harga keekonomian tersebut sangat mungkin tercapai jika menilik dinamika pasar saat ini. Sebagai gambaran, terdapat selisih yang sangat lebar jika membandingkan harga Pertamax dengan varian produk di atasnya.

Baca Juga

Bazar HUT ke-65 Hutama Karya buka peluang pasar dan kolaborasi bagi UMKM

"Bisa bahkan bisa lebih (dari Rp 17.000), mengacu harga pasar dan berkaca pada analogi pada saat harga Pertamax Rp 12.300, harga Pertamax Turbo Rp 13.100, nah sekarang harga Turbo Rp 19.900 di Jakarta," kata Roberth, Minggu (10/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengenai beban subsidi untuk Pertalite yang saat ini dipatok Rp 10.000 per liter meski harga aslinya mencapai Rp 16.088 per liter, Roberth menerangkan bahwa angka tersebut sangat fluktuatif. Kondisi ini dipicu oleh posisi nilai tukar rupiah yang berada di level Rp 17.300 per dolar AS serta dinamika geopolitik global.

"Untuk Pertalite akan mengikuti perkembangan harga ya, karena dengan adanya kondisi geopolitik angka subsidi ini terus bergerak mengikuti iklim geopolitik. Sementara untuk Pertamax sementara ditanggung Pertamina dan diganti oleh pemerintah melalui Menteri Keuangan," terangnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkait upaya mempertahankan harga tersebut, Roberth menegaskan bahwa pihak Pertamina merupakan operator yang tunduk pada aturan dari pembuat kebijakan.

"Sampai kapan-nya (harga Pertalite dan Pertamax ditahan) adalah saat ini Pertamina sebagai Badan Usaha Pemerintah dan sebagai Operator akan mengikuti dan patuh pada arahan Pemerintah tentunya. Kebijakan tersebut mengikuti arahan Pemerintah ke Pertamina," pungkasnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Harga BBM di SPBU Pertamina Mei 2026

Berdasarkan laporan resmi, PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan pembaruan harga BBM yang efektif berlaku mulai Senin, 4 Mei 2026 di seluruh Indonesia. Kenaikan terjadi pada sejumlah jenis BBM nonsubsidi, terutama bensin beroktan tinggi dan solar seperti Dexlite, Pertamina Dex, serta Pertamax Turbo, untuk menyesuaikan dengan nilai tukar rupiah dan harga minyak dunia.

Berikut adalah detail harga BBM di berbagai daerah:

Wilayah Jawa, Bali, dan NTB:

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Pertamax: Rp 12.300 per liter

Pertamax Turbo: Rp 19.900 per liter

Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter

Dexlite: Rp 26.000 per liter

Pertamina Dex: Rp 27.900 per liter

Wilayah Sumatera (Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung):

Pertamax: Rp 12.600 per liter

Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter

Dexlite: Rp 26.600 per liter

Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau:

Pertamax: Rp 12.900 per liter

Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter

Dexlite: Rp 27.150 per liter

Pertamina Dex: Rp 29.100 per liter

Wilayah FTZ Sabang:

Pertamax: Rp 11.550 per liter

Dexlite: Rp 24.400 per liter

Wilayah FTZ Batam:

Pertamax: Rp 11.750 per liter

Pertamax Turbo: Rp 18.900 per liter

Dexlite: Rp 24.700 per liter

Pertamina Dex: Rp 26.500 per liter

Wilayah NTT:

Pertamax: Rp 12.600 per liter

Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter

Dexlite: Rp 26.600 per liter

Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kaltim):

Pertamax: Rp 12.600 per liter

Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter

Dexlite: Rp 26.600 per liter

Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Kalimantan (Kalsel, Kaltara):

Pertamax: Rp 12.900 per liter

Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter

Dexlite: Rp 27.150 per liter

Pertamina Dex: Rp 29.100 per liter

Wilayah Sulawesi:

Pertamax: Rp 12.600 per liter

Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter

Dexlite: Rp 26.600 per liter

Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Maluku dan Maluku Utara:

Pertamax: Rp 12.600 per liter

Dexlite: Rp 26.600 per liter

Wilayah Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya:

Pertamax: Rp 12.600 per liter

Dexlite: Rp 26.600 per liter

Pertamax Turbo: Rp 28.500 per liter

Wilayah Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan:

Pertamax: Rp 12.600 per liter

Dexlite: Rp 26.600 per liter

Gemilang Ramadhan

Gemilang Ramadhan

Insiderindonesia.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Support Kelancaran Puncak Haji, BSI Kirim 600 Kursi Roda ke Tanah Suci

Support Kelancaran Puncak Haji, BSI Kirim 600 Kursi Roda ke Tanah Suci

IHSG Hari Ini Diprediksi Rawan Koreksi Menjelang Libur Panjang

IHSG Hari Ini Diprediksi Rawan Koreksi Menjelang Libur Panjang

Tujuh Emiten Cairkan Dividen Hari Ini Investor Panen Cuan

Tujuh Emiten Cairkan Dividen Hari Ini Investor Panen Cuan

CDIA Bagikan Dividen Final 40 Juta Dolar AS Cair Awal Juni 2026

CDIA Bagikan Dividen Final 40 Juta Dolar AS Cair Awal Juni 2026

Siloam Raup Laba 1,16 Triliun Rupiah Namun Absen Dividen Tahun Ini

Siloam Raup Laba 1,16 Triliun Rupiah Namun Absen Dividen Tahun Ini