Breaking

Surge Selesaikan Uji Operasi dan Siap Ekspansi Internet Rakyat

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 19 Mei 2026
Surge Selesaikan Uji Operasi dan Siap Ekspansi Internet Rakyat
Kantor PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Sumber Gambar : investor.id)

JAKARTA - Anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge, yaitu PT Telemedia Komunikasi Pratama, telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Uji Laik Operasi (ULO) untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) IRA – Internet Rakyat yang berbasis pita frekuensi 1,4 GHz di enam zona operasional di Indonesia.

Selesainya tahapan ULO ini menjadi penanda bahwa perseroan telah siap untuk melaksanakan grand launching layanan IRA, sekaligus memperluas penerapan komersialnya secara bertahap di seluruh wilayah operasional mereka.

Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama yang juga menjabat sebagai Direktur Surge, Shannedy Ong, mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelesaian ULO di enam zona operasional ini menjadi sebuah tonggak sejarah yang penting bagi perkembangan layanan IRA – Internet Rakyat.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Dengan kesiapan operasional yang telah tervalidasi, kami semakin mantap untuk mempersiapkan grand launching layanan IRA – Internet Rakyat secara serentak dan mendukung implementasi komersial secara bertahap di seluruh wilayah operasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).

Menurut Shannedy Ong, layanan ini diharapkan bisa menyediakan akses internet yang cepat, andal, serta terjangkau secara lebih merata, termasuk menyasar wilayah Indonesia timur seperti Papua dan Maluku.

Proses penyelesaian ULO paling akhir dilaksanakan di Zona 9 Papua pada tanggal 7–8 Mei 2026 serta Zona 10 Maluku pada tanggal 11–12 Mei 2026. Melalui rampungnya tahapan tersebut, seluruh pengujian operasional di enam zona layanan kini telah dinyatakan selesai dengan hasil yang memuaskan.

Shannedy Ong memaparkan bahwa hasil pengujian yang dilakukan menggunakan laptop dan ponsel di berbagai titik membuktikan bahwa layanan IRA – Internet Rakyat mampu melampaui standar minimum kecepatan unduh yang telah ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), bahkan mencapai kecepatan hingga 100 Mbps pada titik-titik tertentu.

Di samping itu, hasil pengujian pun memperlihatkan kualitas koneksi yang stabil, latency yang mumpuni, serta kemampuan multi-device yang andal demi menyokong kebutuhan rumah tangga, sektor pendidikan, hingga pelaku usaha kecil.

Kesuksesan pengujian di wilayah Papua dan Maluku ini memperlihatkan kesiapan dari teknologi FWA yang berbasis spektrum 1,4 GHz untuk diaplikasikan pada beragam kondisi geografis di Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur broadband kabel.

Hingga saat ini, pihak perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 1.500 Base Transceiver Station (BTS) radio unit yang berstatus on-air dan sudah menjangkau lebih dari 80 kota/kabupaten di wilayah operasionalnya. 

Perkembangan positif ini menjadi sebuah fondasi utama yang penting dalam menyambut grand launching serta ekspansi layanan komersial secara bertahap ke depannya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua