Breaking

Inti Anugerah Divestasi Saham LPKR Lebih Dari 5 Persen ke Primero

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 29 Mei 2026
Inti Anugerah Divestasi Saham LPKR Lebih Dari 5 Persen ke Primero
Ilustrasi PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) (Foto: NET)

JAKARTA – Aktivitas transaksi yang dilakukan oleh para pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5% pada deretan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Senin (25/5) diwarnai oleh aksi pengalihan saham dalam volume yang sangat besar pada PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR).

Menilik pada data milik Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dipublikasikan pada hari Selasa (26/5), PT Inti Anugerah Pratama mendivestasikan sebanyak 3,02 miliar lembar saham LPKR, tindakan ini memicu penurunan porsi kepemilikan mereka dari posisi 23,14% menjadi tinggal 18,88%.

Pada waktu yang bersamaan, Primero Enterprise Limited dilaporkan melakukan pembelian terhadap 3,02 miliar lembar saham tersebut dan seketika langsung menguasai 5,08% saham dalam perseroan.

Bukan hanya LPKR, pergeseran dalam skala besar pun melanda saham milik PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF). 

Seorang pemodal bernama Dimas Wibowo mengeksekusi pembelian atas 409,93 juta lembar saham, yang mana langkah ini membuat angka kepemilikannya melesat dari yang semula tidak ada sama sekali menjadi sebesar 5,05%.

Koreksi signifikan yang lain juga terdeteksi pada saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), setelah Elisa Wenardjo memborong sebanyak 34,91 juta lembar saham dan saat ini sukses mendekap 5,24% saham emiten tersebut dari yang sebelumnya nihil.

Pada saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), PT Trimegah Sumber Mas mengalihkan kepemilikan atas 201 juta lembar saham, yang berdampak pada penyusutan tajam porsi kepemilikan mereka dari level 41,22% ke posisi 31,18%.

Di sisi lain, PT Samuel Sekuritas Indonesia terlihat sangat dinamis dalam menjalankan transaksi pada dua emiten yang berbeda. 

Perusahaan ini melepas sejumlah 71,65 juta lembar saham PT MD Pictures Tbk (FILM) sehingga kepemilikannya merosot menjadi 11,37%, namun secara bersamaan mereka justru menambah porsi kepemilikan sebanyak 195,35 juta lembar saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) sampai persentasenya merangkak naik ke posisi 15,31%.

Pemodal kawakan Lo Kheng Hong terpantau kembali melakukan aktivitas pengumpulan saham. Pada instrumen saham PT ABM Investama Tbk (ABMM), Lo Kheng Hong membukukan pembelian sejumlah 40 ribu lembar saham sehingga total kepemilikannya terkerek tipis menjadi 5,65%.

Dirinya juga menambah porsi kepemilikan sebanyak 1,1 juta lembar saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) sekaligus mendongkrak persentase kepemilikannya ke area 5,13%.

Adapun transaksi lainnya yang tidak kalah menyita atensi pelaku pasar di antaranya yakni aksi pelepasan sebanyak 22 juta lembar saham PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) oleh PT Daya Kemilau Nusantara Investama, serta aksi penjualan sebanyak 10,55 juta lembar saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk

(FUJI) oleh Agustin Widyawati yang mengakibatkan porsi kepemilikannya jatuh di bawah batasan 10%, menjadi tinggal 9,19%.

Untuk pergerakan akumulasi saham, Sinar Mas Cakrawala menambah porsi sebanyak 10,65 juta lembar saham PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) yang membuat kepemilikannya menguat ke level 49,37%, sementara CGS International Securities Singapore Pte Ltd membeli sebanyak 27,90 juta lembar saham PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) dan mengatrol tingkat kepemilikannya ke posisi 6,14%.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua