Saham BFIN Menurun Menjelang Cum Dividen Rp 3.500 per Lot
JAKARTA – Masa cum dividen untuk saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) dengan besaran Rp 3.500 per lot jatuh pada hari ini, Selasa 2 Juni 2026. Hal yang menarik perhatian adalah pergerakan harga saham BFIN yang terpantau terus mengalami penurunan mendekati batas akhir periode tersebut.
Cum dividen sendiri merupakan batas waktu terakhir bagi investor yang ingin memiliki saham yang masih memuat hak atas dividen. Para pemodal yang mengincar pembagian keuntungan ini diwajibkan melakukan pembelian saham paling lambat pada hari cum dividen dan tetap memegangnya sampai tanggal pencatatan resmi.
Berdasarkan laporan yang telah dirilis, pihak manajemen BFIN telah menetapkan pembagian dividen tunai total senilai Rp1,03 triliun yang diambil dari tahun buku 2025.
Jumlah dividen ini setara dengan Rp70 per lembar saham, yang mana nilainya diambil dari 65,5% total laba bersih perseroan sepanjang tahun 2025 yang menembus Rp1,58 triliun.
Kendati demikian, para pemegang saham harus mengingat kembali bahwa BFI Finance telah menyalurkan dividen interim terlebih dahulu senilai Rp35 per lembar saham pada bulan Desember 2025 lalu.
Oleh karena itu, sisa dividen final yang bakal disalurkan kepada investor pada periode kali ini adalah sebesar Rp35 per lembar saham. Perhitungan tersebut menandakan investor bakal mengantongi pembayaran dividen saham BFIN senilai Rp 3.500 per lot.
Menilik pada sesi penutupan perdagangan terakhir sebelum libur panjang pada 29 Mei 2026, saham BFIN bertengger di level Rp 690, atau mengalami koreksi sebesar 2,13% yang setara dengan penurunan 15 poin dalam sehari.
Apabila dihitung sepanjang 30 hari perdagangan ke belakang, performa harga saham BFIN sudah merosot sebanyak 11,54% atau terpangkas 90 poin.
Jika berkaca pada harga penutupan paling baru, tingkat dividend yield dari saham BFIN berada di kisaran 5,07%. Rasio ini memposisikan BFIN ke dalam jajaran saham yang menawarkan yield dividen kompetitif di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Besaran dividen yield milik BFIN ini bahkan menyentuh angka 2x lipat dari rata-rata suku bunga deposito mata uang rupiah pada bank umum yang cuma berada di level 2%-an.
Mengenai agenda cum dividen BFIN 2026, keputusan terkait korporasi ini sebelumnya telah mengantongi persetujuan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 20 Mei 2026. Sebagaimana dilansir dari berita sumber, berikut jadwal lengkap dividen saham BFIN:
"Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 2 Juni 2026
Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 3 Juni 2026
Cum dividen pasar tunai: 4 Juni 2026
Ex dividen pasar tunai: 5 Juni 2026
Recording date/DPS: 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
Pembayaran dividen: 18 Juni 2026"
Para pelaku pasar modal yang berminat memburu dividen dari BFIN wajib menyelesaikan transaksi pembelian saham sebelum tibanya tanggal ex dividen. Langkah ini diperlukan agar data kepemilikan mereka resmi terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS).