Breaking

Bank Aladin Syariah Genjot Ekspansi Digital dan CASA pada 2026

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 05 Juni 2026
Bank Aladin Syariah Genjot Ekspansi Digital dan CASA pada 2026
ILUSTRASI, Bank Aladin Syariah (Sumber Gambar : infobanknews.com)

JAKARTA - PT Bank Aladin Syariah Tbk mempersiapkan beragam strategi demi mempertahankan momentum perkembangan bisnis pada 2026 di tengah persaingan industri perbankan syariah digital yang kian ketat.

Hingga Maret 2026, Bank Aladin Syariah mencatatkan laba bersih senilai Rp 23,32 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, raihan laba bersih bank berada di angka Rp 33,46 miliar. Penurunan nilai ini menjadi fokus perhatian perseroan dalam merancang strategi penguatan bisnis ke depannya.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyatakan bahwa perolehan tersebut tetap menjadi modal berharga dalam melanjutkan ekspansi bisnis sekaligus memperkokoh posisi perseroan pada peta industri perbankan syariah digital.

Memperkokoh Ekosistem Digital dan Sinergi Mitra

Untuk tahun ini, Bank Aladin Syariah bakal memperkukuh kolaborasi bersama bermacam mitra potensial demi mendirikan ekosistem digital yang semakin luas. Strategi ini diproyeksikan mampu memperlebar jangkauan layanan serta mendongkrak akuisisi nasabah.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber "Ke depan Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat perannya sebagai bank syariah digital yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan layanan yang relevan, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Koko dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (4/6/2026).

Integrasi Saluran Digital dan Offline Menjadi Kunci

Pada tahun ini, Bank Aladin Syariah pun akan menambah variasi produk serta layanan lewat aplikasi digital, jaringan offline milik mitra strategis, hingga memanfaatkan jaringan ATM BCA guna memfasilitasi layanan penarikan tunai tanpa kartu.

Koko berpendapat, perpaduan antara saluran digital dan fisik merupakan salah satu kunci utama dalam mendongkrak akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah di Indonesia, sekaligus memperhebat pengalaman nasabah secara menyeluruh.

Fokus pada Penguatan Dana dan CASA

Melihat dari aspek pendanaan, Bank Aladin Syariah akan memaksimalkan penghimpunan dana lewat jalur organik maupun melalui penyatuan dengan ekosistem mitra strategis. Langkah taktis tersebut ditujukan demi memacu pertumbuhan dana murah (current account savings account/CASA).

Bukan hanya itu, pihak bank juga menyasar pertumbuhan dana dari kategori nasabah kelas menengah ke atas lewat layanan Aladin Premier. Kategori ini dinilai mempunyai prospek besar guna memperkuat fondasi dana ritel sekaligus meningkatkan loyalitas dari para nasabah.

Ekspansi Pembiayaan Berbasis Kemitraan

Sementara dari aspek pembiayaan, Bank Aladin Syariah memiliki rencana untuk melebarkan kerja sama dengan beraneka mitra strategis. Pihak perseroan bakal menyuguhkan produk pembiayaan yang lebih inovatif serta kompetitif, dengan tetap memprioritaskan prinsip kehati-hatian sekaligus menjaga kualitas pembiayaan tersebut.

Strategi ini diharapkan mampu memperkuat portofolio pembiayaan serta menopang pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah situasi tantangan ekonomi dan pergeseran perilaku konsumen.

Penguatan Teknologi dan SDM

Bukan cuma menitikberatkan pada ekspansi bisnis, Bank Aladin Syariah juga bakal meneruskan penguatan infrastruktur teknologi informasi, tata kelola perusahaan, hingga peningkatan mutu sumber daya manusia. Langkah tersebut menjadi fondasi krusial demi mendukung transformasi digital dalam jangka panjang.

Koko merasa optimistis bahwa perluasan akses terhadap layanan keuangan syariah lewat inovasi digital serta kolaborasi ekosistem mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus menyokong peningkatan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua