Alfamidi Bakal Tebar Dividen Rp396,2 Miliar 25 Juni 2026
JAKARTA – PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) selaku pengelola jaringan ritel Alfamidi mengambil langkah untuk menaikkan porsi pembagian dividen bagi para pemegang sahamnya, menyusul capaian kinerja yang kokoh sepanjang tahun 2025.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perusahaan telah menyepakati alokasi dividen tunai dengan nilai total Rp396,2 miliar atau setara dengan Rp11,85 per saham.
Direktur Keuangan MIDI Suantopo Po memaparkan bahwa jumlah dividen yang disalurkan tahun ini setara dengan 50% dari total laba bersih tahun buku 2025. Rasio tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan persentase dividen pada tahun sebelumnya yang berada di angka 45%.
“Dalam RUPST menyetujui dividen yang dibagikan naik dari tahun lalu 45% menjadi 50% dari laba bersih. Total dividen yang akan dibagikan sebesar Rp396,2 miliar atau Rp11,85 per saham,” ujarnya usai RUPST, Kamis (4/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Manajemen mencatat bahwa perolehan nilai dividen tersebut meroket sekitar 61% bila disandingkan dengan dividen yang disalurkan pada tahun buku 2024. Sementara itu, proses realisasi pembayaran dividen kepada para pemegang saham ditargetkan berlangsung pada 25 Juni 2026.
Langkah peningkatan rasio pembayaran dividen ini menjadi wujud nyata dari komitmen MIDI untuk menyajikan nilai tambah bagi para pemegang saham, di tengah konsistensi perusahaan dalam menjaga tren pertumbuhan bisnis ritel modern dalam jangka panjang.
Sampai dengan pengujung tahun 2025, perusahaan berhasil mengantongi pendapatan neto senilai Rp20,64 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 3,79% jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp19,89 triliun.
Di sisi lain, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak tajam hingga 45,01% menjadi Rp792,36 miliar, dari perolehan tahun 2024 yang bernilai Rp546,41 miliar.
Akselerasi performa bisnis perusahaan ini tidak lepas dari strategi ekspansi jaringan gerai yang dilakukan secara konsisten. Hingga akhir tahun 2025, lini gerai Alfamidi tercatat telah mencapai 2.587 gerai.
Jaringan ini mencakup 2.503 gerai Alfamidi, 80 gerai Alfamidi Super, serta 4 gerai Midi Fresh yang beroperasi di wilayah Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Aktivitas operasional perusahaan juga diperkuat oleh dedikasi lebih dari 30.000 karyawan dalam melayani jutaan masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.
Bukan hanya memperluas jangkauan fisik, perusahaan juga terus memperkokoh basis ekosistem digitalnya lewat optimalisasi aplikasi belanja daring bernama Midi Kriing yang dibuat semakin ramah pengguna.
Sampai pada akhir tahun 2025, total pelanggan yang terdaftar sebagai member Alfamidi sudah menyentuh angka 7,02 juta pelanggan, di mana kelompok ini menyumbang kontribusi hingga 49,8% terhadap keseluruhan total penjualan perusahaan.
Untuk mengantisipasi situasi pasar yang kian kompetitif, Alfamidi mengimplementasikan langkah efisiensi dan optimalisasi jaringan gerai menggunakan analisis preferensi konsumen.
Hal tersebut diterapkan untuk menyelaraskan pasokan produk, menyajikan program promosi yang tepat sasaran, sekaligus menyuguhkan pengalaman berbelanja yang lebih personal bagi para pelanggan.