Breaking

PGN dan Pertagas Resmi Operasikan Proyek Pipa Gas CISEM Dua

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 10 Juni 2026
PGN dan Pertagas Resmi Operasikan Proyek Pipa Gas CISEM Dua
ILUSTRASI, PT Perusahaan Gas Negara (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) selaku Subholding Gas Pertamina berkolaborasi dengan anak usahanya, PT Pertamina Gas (Pertagas), guna memperkokoh fondasi bisnis serta infrastruktur energi di tanah air lewat agenda Commissioning Metering System Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang II (CISEM II). 

Keberhasilan ini menjadi tanda bahwa proyek strategis nasional (PSN) tersebut telah siap beroperasi secara utuh dalam menghubungkan jaringan gas bumi dari wilayah Jawa Timur sampai Jawa Barat.

Bersama dengan Kementerian ESDM, PGN dan Pertagas melangsungkan seremonial commissioning metering KHT serta integrasi sistem transmisi gas CISEM II dengan sistem transmisi Jawa Barat yang bertempat di Kandang Haur Timur (KHT), pada Sabtu, 6 Juni 2026 yang lalu. 

Proses commissioning ini menjadi milestone krusial dalam memperkokoh konektivitas jaringan gas bumi di tingkat nasional, terutama demi menyokong integrasi sistem transmisi dari Jawa Timur hingga Jawa Barat. 

Pipa CISEM II dinilai memiliki nilai strategis guna menaikkan keandalan distribusi gas bumi, memperkokoh ketahanan energi nasional, sekaligus menyokong pertumbuhan sektor industri dan ekonomi nasional secara kontinu.

Sebagai informasi, pipa CISEM II yang memiliki panjang 242 kilometer ini tersambung dengan pipa CISEM I yang sebelumnya sudah beroperasi dari wilayah Semarang sampai Batang. Langkah commissioning utama CISEM II di Kandang Haur sendiri sudah berhasil digulirkan pada Jumat (5/6) pekan lalu. 

Tiap rangkaian pengujian fasilitas serta flow test telah dirampungkan guna memastikan performa sistem berjalan optimal, yang merupakan bagian dari proses verifikasi kesiapan operasional menyeluruh CISEM II hingga terintegrasi dengan fasilitas operasi eksisting milik Pertagas.

Di dalam proyek ini, Pertagas telah resmi ditunjuk oleh Kementerian ESDM menjadi operator CISEM II lewat mekanisme pemilihan mitra yang digarap oleh LEMIGAS pada April 2026, meneruskan peran serupa yang memegang posisi sebagai operator Pipa CISEM I sejak tahun 2023. 

Pihak PGAS ikut memberikan sokongan penuh terhadap proses commissioning serta aspek teknis operasionalnya, yang mencakup proses line check, pembukaan valve, monitoring tekanan, pengujian dynamic test stream metering, sampai verifikasi kesiapan sistem pada Metering Station KHT.

Direktur Komersial Perusahaan Gas Negara Aldiansyah Idham menerangkan, keberhasilan dari commissioning CISEM II ini memperlihatkan komitmen nyata PGAS dalam menjaga keberlanjutan bisnis gas bumi nasional melalui langkah penguatan infrastruktur serta optimalisasi pemanfaatan energi di dalam negeri. 

Capaian ini merupakan buah dari sinergi seluruh pemangku kepentingan demi mendukung optimalisasi pemanfaatan gas bumi domestik.

"Commissioning Metering System di Kandang Haur Timur menjadi bagian penting menuju optimalisasi pemanfaatan infrastruktur CISEM II secara penuh, sehingga dapat memberikan fleksibilitas dan keandalan yang lebih baik bagi sistem transmisi gas bumi nasional," kata Aldiansyah sebagaimana dilansir dari berita sumber pada keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).

Direktur Utama Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, memberikan kepastian perihal kesiapan operasional penuh dari sistem CISEM II. 

Ia menyebutkan, seiring tuntasnya proses commissioning di Kandang Haur Timur, sistem CISEM II kini siap untuk dioperasikan dan bertransformasi menjadi bagian krusial dari jaringan transmisi gas bumi nasional yang saat ini sudah saling terhubung dari Jawa Timur sampai Jawa Barat.

"Pertagas telah menyiapkan sarana, prasarana, serta personel yang tersebar dari Jawa Timur hingga Jawa Barat untuk memastikan pengoperasian infrastruktur ini berjalan secara aman, andal, dan optimal," ujar Indra sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kerja sama yang terjalin antara PGAS, Pertagas, Direktorat Jenderal Migas, LEMIGAS, beserta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama di balik kesuksesan dalam menuntaskan bermacam tantangan teknis maupun operasional selama berjalannya proses commissioning. 

Keberhasilan dalam mengembangkan infrastruktur transmisi gas seperti CISEM II ini memperlihatkan kapasitas PGAS dalam memperkokoh fundamental bisnis jangka panjang lewat pengembangan aset strategis yang menyokong pertumbuhan permintaan gas di dalam negeri.

Peningkatan infrastruktur energi nasional itu sekaligus menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan bisnis PGAS di tengah situasi dinamika energi global. 

Dengan bermodalkan sokongan infrastruktur yang kian andal serta saling terintegrasi, PGAS merasa optimistis dapat terus mempertahankan pertumbuhan kinerja operasional sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham maupun investor.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua